Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Nov 27 2020

    aespa Kembali Terseret Isu Plagiarisme, Giliran Seniman Amerika Tuding SM Entertainment Plagiat!

    Kawula Muda, isu plagiarisme kembali mencuat usai aespa tampil di program musik.

    Foto grup member aespa. (TWITTER/AESPA)

    aespa kembali menjadi sorotan usai penampilan mereka di program musik Inkigayo pada 22 November 2020.

    Saat itu, rookie group SM Entertainment tersebut membawakan lagu debut mereka yang berjudul Black Mamba. Para member memberikan penampilan terbaik dalam program tersebut.

    Namun, pada 26 November 2020, seorang seniman asal Los Angeles, Amerika Serikat, bernama Blake Kathryn menuding SM Entertainment telah melakukan plagiarisme. Menurut Blake, set panggung aespa pada saat tampil di program Inkigayo menyerupai hasil desain miliknya.

    Dalam cuitannya di Twitter, Blake memperlihatkan karya buatannya yang dibandingkan dengan set panggung aespa.

    Dalam unggahan di Instagram, ia sempat menuturkan keinginan untuk bekerja sama dengan artis-artis K-Pop.

    “Sangat kecewa melihat pekerjaanku dijiplak mentah-mentah oleh SM. Aku sudah lama ingin bekerja sama dengan artis K-Pop, sayangnya pencuri datang lebih dulu,” tutur Blake.

    Di Instagram Story, Blake juga sempat menuliskan kekecewaannya terhadap pihak manajemen dan tim aespa.

    “Sangat putus asa melihat tim aespa menjiplak pekerjaanku. Ini sangat mencolok dari mulai desain sampai sudut kamera. Dan tolong ketahui, aku sama sekali tidak menyalahkan aespa. Aku mengerti bagaimana industri musik bekerja. Aku ingin pihak manajemen dan tim yang bersangkutan untuk bertanggung jawab, aku minta maaf kepada aespa yang harus mendengarkan hal ini,” tulis Blake lagi.

    AESPAKeempat member aespa tampil bersama dalam foto teaser. (TWITTER/AESPA)

     

    Bukan kali ini saja aespa terseret plagiarisme. Sebelumnya, seniman asal Jerman bernama Timo Helgert menuding pihak SM Entertainment plagiat. Saat itu, Timo mendapati beberapa karyanya dijiplak ke video musik Black Mamba milik aespa.

    Namun, tak beberapa lama setelah tudingan tersebut mencuat, Timo kembali memberikan klarifikasi melalui Instagram Story. Ia mengatakan bahwa sutradara MV aespa telah menghubungi dia dan menyelesaikan masalah yang ada.

    “Halo penggemar K-Pop, aku ingin membuat story ini untuk memberikan klarifikasi mengenai diskusi belakangan ini di berbagai website. Sutradara MV aespa dan aku sudah saling berkomunikasi dan kami saling memahami proses kreativitas masing-masing. Aku mendukung aespa dan mengharapkan yang terbaik untuk debut mereka!” ujar Timo.

    Usai merilis pernyataan tersebut, banyak netizen memprediksi bahwa SM Entertainment telah menyelesaikan permasalahan plagiarisme tersebut dengan memberikan Timo sejumlah uang.



        

    Editor Team

    COMMENT