Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Oct 31 2022

    Berdendang Bergoyang: Penonton Rela Izin ke Bos demi Nonton dari Hari Jumat

    Lo tim konser di weekday juga atau cuman di weekend, Kawula Muda?

    Berdendang Bergoyang (PRAMBORS/HELEN)

    Kini, banyak sekali konser musik berbentuk festival yang diselenggarakan selamat tiga hari. Tepatnya pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. 

    Menonton festival musik di hari kerja tentu bukanlah hal yang mudah. Apalagi jika festival musik tersebut berada di ibu kota. Kondisi kota yang cenderung padat menjelang sore hari pada Jumat hingga masih menumpuknya pekerjaan dapat membuat seseorang malas untuk ngonser di hari Jumat. 

    Berdendang BergoyangBerdendang Bergoyang (PRAMBORS/HELEN)

      

    Namun, rupanya antusiasme untuk mengikuti konser musik sangat tinggi loh! Seolah sangat rindu dengan gemerlap panggung dan menonton sang musisi favorit secara langsung menjadi pemicu semangat untuk tetap hadir di konser musik tersebut. 

    Berikut beberapa cerita Kawula Muda yang sudah datang sejak Jumat siang menuju sore saat Berdendang Bergoyang kemarin. Lo termasuk tim datang awal gak, Kawula Muda?

    Nahda Aqila, merupakan salah satu account executive di salah satu perusahaan start up Jakarta. Untuk datang lebih awal, ia mengaku izin dari kantor demi menghadiri Berdendang Bergoyang. 

    “Gue tuh kerja harusnya, tapi, karena gue bela-belain banget nih ke BBF, terus gue izin tuh ke manager gue. Izinnya interview,” tuturnya saat diwawancarai oleh tim Prambors pada Sabtu (29/10/2022). 

    Selain Aqila, Idel juga mengaku mengambil cuti di perusahaan tempat ia bekerja. Hal itu ia lakukan demi menonton sang musisi favorit, Rizky Febian. 

    “Aku cuti sih. Iya, ngambil cuti dua hari,” tuturnya kepada tim Prambors pada hari pertama festival Berdendang Bergoyang berlangsung. 

    Berdendang BergoyangBerdendang Bergoyang (PRAMBORS/HELEN)

     

    Ia pun mengaku senang karena dapat mendengar Rizky dari barisan paling depan. Sebelumnya, ia memang telah sampai sejak jam 3 sore. “Seneng banget sih, udah lama juga gak ketemu,” tambahnya dengan semangat. 

    Idel hadir di festival musik tersebut bersama teman-temannya, termasuk Alifa. Sama seperti Idel, Alifa juga membeli tiket Berdendang Bergoyang untuk tiga hari. 

    Akan tetapi, dikarenakan memiliki bisnis sendiri, penonton yang telah hadir sejak pukul 4 sore tersebut mengaku tidak keberatan dengan festival musik di hari kerja, terutama Jumat. 

    “Kebetulan aku bisnis sendiri sih, aku gak kerja. Jadi fleksibel aja,” tutur Alifa. Ia pun mengaku berekspektasi festival tersebut masih akan sepi karena telah hadir cukup awal. Namun, festival musik tersebut rupanya telah ramai dihadiri sejak sore hari. 

    Berbeda dengan Aqila, Idel, dan Alifa yang telah bekerja, Rayhan dan Dinda merupakan mahasiswa yang tengah menempuh semester lima. Beruntung, Rayhan tidak memiliki kelas di hari Jumat dan Dinda hanya memiliki kelas pagi sehingga dapat datang awal ke festival tersebut. 

    Mereka pun mengakui senang karena dapat menonton Reality Club secara langsung. Saat ditanya tim reporter, keduanya kompak menjawab bahwa penampilan pelantun “Everything You Want” tersebut ‘seru banget’ dan ‘pecah’.

    Yemima dan Gilbert sebagai mahasiswa juga mengaku tidak keberatan dengan jadwal konser di hari Jumat. “Seru-seru aja sih, apalagi hari jumat kan, besoknya juga sabtu, jadi bisa sampe malem gitu,” tutur keduanya saat diwawancarai Prambors. 

    Berbeda dengan seluruh pengalaman sebelumnya, Adel, mahasiswa semester tujuh mengakui memiliki kelas di hari Jumat. Kelas tersebut pun berlangsung pukul 2 hingga 5 sore. 

    Akan tetapi, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan kelasnya terlebih dahulu. Karena itu, setelah pukul 5 sore, ia langsung berangkat ke Istora untuk mendatangi Berdendang Bergoyang. 

    “Iya, langsung ke venue abis itu. Soalnya tadi gue presentasi penting, jadi ada tanggung jawab juga kan sama kelompok kan,” tutur Adel. 

    Editor Team

    COMMENT