Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Apr 08 2021

    Buku Biografi Avicii Segera Rilis, Ungkap Penderitaan Sang DJ Semasa Hidup hingga Bunuh Diri

    Kawula Muda, bisa masuk dalam referensi buku yang mesti kalian baca.

    Musisi asal Swedia, Avicii. (INSTAGRAM/AVICII)

    Hampir genap tiga tahun sejak kematian Tim Bergling atau yang lebih dikenal dengan nama panggung  Avicii. DJ sekaligus produser superstar asal Swedia itu meninggal dunia pada 20 April 2018, saat masih berusia 28 tahun akibat bunuh diri.

    Tahun ini, perusahaan penerbitan buku bernama Mobius Books berencana akan menerbitan buku biografi tentang Avicii. Buku yang diberi judul Tim: The Official Biography of Avicii itu dijadwalkan rilis pada 16 November 2021.

    Biografi tersebut akan merangkum kisah hidup Avicii berdasarkan hasil wawancara dengan keluarga, teman, hingga rekan-rekan kolaboratornya.

    Selain menceritakan karier musik Avicii, buku ini juga akan menngungkap penderitaannya semasa hidup, perjuangannya menghadapi masalah mental dan kecanduan obat-obatan, hingga berakhir pada kasus bunuh diri.

    “Buku ini melukiskan gambaran jujur tentang Tim dan pencariannya dalam hidup, tidak menghindar dari kesulitan yang dia hadapi,” bunyi siaran pers tentang proyek biografi tersebut, mengutip dari Rolling Stone.

    Tim: The Official Biography of Avicii ditulis oleh seorang jurnalis investigasi sekaligus produser dokumenter asal Swedia bernama Måns Mosesson.

    Måns telah memenangi sejumlah penghargaan bergengsi seperti Sweden’s Stora Journalistpriset dan penghargaan internasional, Prix Italia.

    Dalam penggarapan buku ini, Måns rela melakukan perjalanan ke berbagai lokasi termasuk Miami, Ibiza, Los Angeles, dan sekitarnya untuk melacak jejak karier Avicii saat ia menjadi tokoh EDM global pada awal 2010-an.

    Buku tersebut telah disahkan oleh keluarga Avicii dan hasil penjualannya akan disumbangkan kepada Tim Bergling Foundation, organisasi yang bekerja dalam upaya pencegahan bunuh diri dan masalah kesehatan mental.

    Bersamaan dengan penerbitan biografi tersebut, sebuah museum yang didedikasikan untuk mengenang kehidupan dan karier musik Avicii juga akan dibuka di Stockholm tahun ini.

    Meskipun tanggal resminya belum diumumkan, museum bernama “Avicii Experience” itu akan menampilkan memorabilia baik berupa foto, video, maupun karya-karya Avicii yang belum pernah dirilis sebelumnya.

    Avicii merupakan musisi EDM ternama yang telah menelurkan banyak hit seperti Levels, Wake Me Up, dan Hey Brother.

    Pada 2016, ia memutuskan berhenti melakukan tur karena masalah kesehatan mental. Selama beberapa tahun ia berperang menghadapi masalah kesehatan mentalnya dengan mengonsumsi narkoba dan alkohol. Pada 20 April 2018, ia ditemukan tewas bunuh diri di Muscat, Oman.

    Editor Team

    COMMENT