Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Sep 15 2021

    Diwarnai Permusuhan dan Kebencian, Ed Sheeran Akui Malas Datang ke Acara Award

    Kawula Muda, Ed Sheeran punya alasan tersendiri.

    Ed Sheeran, musisi asal Inggris. (TWITTER)

    Ed Sheeran memang telah memenangi banyak penghargaan di bidang musik, tapi ternyata dia bukanlah peminat acara penghargaan.

    Baru-baru ini, Ed Sheeran menghadiri salah satu ajang penghargaan musik tahunan bergengsi, MTV Video Music Awards (VMA), yang digelar di Barclays Center, New York, pada Minggu (12/09/2021) malam waktu setempat.

    Dia mendapatkan empat nonimasi di ajang tersebut dan berkesempatan tampil sebagai performer dengan membawakan lagu terbarunya, Shivers.

    Namun di balik itu, Ed menguak fakta mengejutkan bahwa dia sebenarnya tidak menikmati acaranya. Alasannya sangat masuk akal, suasana di lokasi acara tersebut menurutnya sangat tidak nyaman karena diwarnai permusuhan dan kebencian dari para pelaku industri musik.

    "Ruangan itu dipenuhi dengan permusuhan dan kebencian terhadap orang lain, dan suasananya cukup tidak nyaman," ungkap musisi asal Inggris dalam wawancaranya bersama The Julia Show di Audacy pada Selasa (14/09/2021).

    "Semua artisnya adalah orang-orang yang manis, tetapi mereka seperti dikelilingi oleh sekelompok orang yang menginginkan artis-artis tersebut menang juga.”

    “Jadi, satu artis dikelilingi oleh 10 orang dan artis lain (juga) dikelilingi oleh 10 orang, dan semua orang saling menunjukkan kesinisannya,” lanjutnya.

    Tak mau dianggap mendiskreditkan MTV, Ed menegaskan bahwa pengalamannya tersebut tidak hanya terjadi di VMA, tapi juga di setiap acara penghargaan musik lain seperti Grammy dan American Music Awards.

    "Ini tidak ada hubungannya dengan MTV atau acara penghargaannya. Itu terjadi di setiap acara (penghargaan musik), seperti Grammy dan American Music Awards,” kata Ed.

    ED SHEERANEd Sheeran bersama Maisie Peters di red carpet MTV VMA 2021. (TWITTER/MTV)

     

    "Banyak orang yang ingin orang lain gagal, dan aku tidak suka itu. Suasananya tidak menyenangkan. Sangat, sangat mengerikan suasana di sana. Aku selalu pergi meninggalkan acara itu dengan perasaan sedih, dan aku tidak menyukainya," ujarnya secara blak-blakan.

    Ed menambahkan bahwa bukan hanya dirinya saja yang merasakan hal itu. Beberapa di antaranya bahkan mengaku tertekan karena hal itu.

    "Orang-orang lain di acara penghargaan itu (juga) merasakan perasaan yang sama seperti aku. Aku sudah pernah berbicara dengan (beberapa) orang, dan mereka bilang, 'Aku merasa sangat sedih setelah itu’,” sambungnya.

    Adapun acara afterparty yang diadakan setelah acara penghargaan, menurut Ed juga tidak lebih baik daripada acara utamanya.

    "Afterparty… Lagi-lagi, itu bukan hanya musisinya saja. Ada musisi, semua rombongannya, lalu ada lagi influencer, dan bla bla bla," tutur Ed.

    Ed menjelaskan bahwa hanya ada satu pengecualian dalam pemikirannya tentang acara penghargaan, salah satunya adalah tempat acara itu diselenggarakan. Menurutnya, acara penghargaan di negaranya, Inggris, sangat berbeda dengan di Amerika.

    "Di Inggris, acara penghargaan kami itu kayak setiap orang sangat menikmati dan tidak ada yang peduli siapa yang menang atau kalah. Itu hanya (dianggap) semacam acara nongkrong malam yang bagus," Ed menyimpulkan.

    Dengarkan pernyataan lengkap Ed Sheeran di sini:


    Editor Team

    COMMENT