Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Oct 12 2021

    Paul McCartney Ceritakan Siapa Dalang Dibalik Bubarnya The Beatles

    Kawula Muda, siapa yang kangen banget dengan penampilan The Beatles?

    The Beatles. (Dok. EUROPAFM)

    Kawula Muda, grup musik asal Liverpool yang telah dibentuk pada tahun 1960, The Beatles, kerap menyimpan berbagai pertanyaan di balik kesuksesannya. Namun, baru-baru ini, Paul McCartney akhirnya menceritakan awal mula bagaimana band tersebut bisa bubar.

    Dalam sebuah wawancara, McCartney membocorkan rahasia the Beatles yang tak banyak diketahui orang. Melansir The Guardian, McCartney berbincang bersama John Wilson yang memandu episode terbaru dari This Cultural Life dari BBC Radio 4 yang akan disiarkan bulan Oktober.

    Perpisahan the Beatles benar-benar membuat McCartney menyebut momen itu sebagai momen terberat dalam hidupnya. Mula-mula, ia ditanyakan tentang solo.

    "Stop right there," ungkap McCartney. Ia menegaskan bahwa bukan dirinya lah yang mempelopori terpecahnya the Beatles. 

    "I am not the person who instigated the split. Oh no, no, no. John walked into a room one day and said I am leaving the Beatles. Is that instigating the split, or not?

    "Saya bukan orang yang menghasut perpecahan. Oh tidak, tidak, tidak. John masuk ke sebuah ruangan suatu hari dan berkata saya akan meninggalkan The Beatles. Apakah itu yang memicu perpecahan, atau tidak?” tutur McCartney,

    Meskipun John Lennon merupakan dalang bubarnya the Beatles. Namun, Lennon mengatakan bahwa perpisahan tersebut "cukup mendebarkan" dan "lebih seperti perceraian" untuk dirinya.

    Sangat disayangkan bahwa keputusan Lennon membuat personel lainnya—Paul McCartney, Ringo Starr, dan George Harrison—harus menyelesaikan masalahnya sendiri.

    Manajer band terbaru the Beatles, Allen Klein, pun meminta mereka untuk merahasiakan perpecahan ini demi sebuah bisnis yang tengah ditanganinya.

    McCartney menyebut bahwa selama berbulan-bulan, mereka disuruh untuk berpura-pura layaknya tak ada perpecahan dan tetap bersatu sebagai the Beatles.

    Ia pun bercerita bagaimana mereka merasa terpaksa harus bertemu dengan seseorang hanya demi bisnis. Namun, McCartney tidak mau menyalahkan siapapun termasuk Lennon dan Yoko Ono.

    McCartney mengatakan bahwa dirinya percaya perpisahan itu terjadi karena Lennon “ingin masuk ke dalam tas dan berbaring di tempat tidur selama seminggu di Amsterdam untuk perdamaian. Dan Anda tidak bisa membantahnya,” tuturnya.

    Sementara itu, McCartney kembali menegaskan bahwa dirinya bukan pelopor kandasnya grup musik tersebut. "Tapi saya tidak menghasut perpecahan. Itu adalah Johnny kami yang datang suatu hari dan mengatakan 'Saya akan meninggalkan grup'," tutupnya.

    Ngomong-ngomong, lagu favorit the Beatles kamu apa, Kawula Muda?

    Editor Team

    COMMENT