Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jan 18 2021

    5 Aturan yang Wajib Ditaati jika Ingin Bersepeda Sambil Mendengarkan Musik!

    Kawula Muda, semoga artikel ini juga bisa jadi pencerahan.

    Akivitas sepeda dan mendengarkan musik. (FREEPIK.COM)

    Jika kalian tidak bisa hidup tanpa musik dan ingin tetap menikmatinya saat bersepeda, ada kabar baik.

    Riset menunjukkan bahwa mendengarkan musik favorit dapat membuat seseorang berkendara lebih kuat, lebih keras, dan lebih cepat. Musik terbukti secara ilmiah mengurangi tenaga yang dirasakan serta meningkatkan energi dan daya tahan sebanyak 15 persen.

    Seperti dikutip dari bicycling.com, peneliti musik dan olahraga paling produktif di dunia, Costas Karageorghis, PhD, dari Sekolah Olahraga dan Pendidikan Universitas Brunel London, menyimpulkannya bahwa, “Musik itu seperti obat legal untuk meningkatkan kinerja bagi para atlet.”

    Tetapi ingat, jika musik yang didengar begitu keras hingga pesepeda tidak dapat mendengar mobil mendekat atau mengabaikan pengendara lain yang mencoba melewatinya dari arah  belakang, hal itu justru dapat menjadi bencana.

    Berikut adalah rekomendasi cara aman dan tetap berbudaya, saat bersepeda sambil mendengarkan musik.

    1. Gunakan satu earbud

    Tarik bud kiri, dan mulailah menggowes hanya dengan yang kanan agar kalian dapat mendengar suara mobil, pengendara lain, dan lingkungan sekitar kalian. Itu berarti earbud dari perusahaan seperti OneGood Earphones yang dirancang untuk menggabungkan kedua saluran suara audio stereo menjadi satu earpiece sangat disarankan untuk kalian miliki. 

    2. Ikuti aturan 60/60 

    Musik yang menggelegar, meski hanya di satu telinga, bisa mengganggu dan bahkan merusak pendengaran kalian. Jika orang yang lewat dapat mendengar Freddie Mercury menjerit dari telinga kalian, itu sudah berlebihan.

    Volume maksimal kebanyakan headphone adalah sekitar 105 desibel. Pembicaraan normal adalah antara 40 dan 60 desibel. Pakar kesehatan telinga merekomendasikan untuk menjaga volume pada pemutar kalian hingga 60 persen dari maksimum — level seseorang berbicara dengan keras — dan batasi hingga sekitar 60 menit sehari.

    Ingin lebih lama? Silakan turun dari sepeda.

    3. Pasang speaker di sepeda

    Ada sejumlah speaker Bluetooth yang dioperasikan dengan baterai dan dapat dipasang di palang sepeda. Suaranya cukup keras sehingga kalian dapat mendengarnya, tetapi tidak terlalu keras sehingga mengganggu ketenangan atau pengendara lain, kecuali mereka benar-benar dekat.

    4. Taat pada aturan

    Banyak komunitas dan balapan terorganisir yang memiliki aturan untuk tidak membolehkan musik saat bersepeda. Jangan menjadi orang bebal. Saat penyelenggara mengatakan tidak ada doping telinga, maka tidak ada pilihan selain mematikan musik.

    5. Tinggalkan piranti musik di acara Social Gathering

    Social gathering menurut definisi adalah wahana di mana kalian berada di sana untuk menikmati kebersamaan dengan orang lain. Mengenakan earbud — meskipun cuma sebelah— agak antisosial dalam situasi ini. Tinggalkan piranti di rumah dan nikmati pemkalianngan, suara, dan percakapan yang kalian temui selama dalam perjalanan.

    Ingat ya, guys! Sekelas Nicky Hayden yang pembalap MotoGP saja bisa celaka karena nekat mendengarkan ipod saat berkendara. Jadi, tetap berhati-hati serta utamakan keamanan dan keselamatan saat bersepeda, ya!

    ...

    Cieee nemu passwordnya untuk 19 Januari 2021! Nah Kawula Muda ini passwordnya ya. Jadi nanti pas ditelepon Prambors jawabnya jangan halo, tapi "PRAMBORS DAN UNITED BIKE! SEPEDA GRATIS SETIAP HARI".

    Kalo nanti jawab halo, kamu otomatis gagal. Tapi, kalo langsung jawab passwordnya, kamu semakin dekat buat dapetin sepeda dari United Bike!!!! Good luck ya!

    Editor Team

    COMMENT