Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Sep 21 2020

    Belum Dimulai, French Open 2020 Sudah Harus Menghadapi Masalah Besar

    Kawula Muda, Covid-19 benar-benar menyulitkan banyak aspek dalam kehidupan kita ya.

    Roland Garros. (INSTAGRAM/ROLAND GARROS)

    Baru akan memulai kualifikasi pada hari ini, Senin (21/9/2020), penyelenggara French Open atau Roland Garros 2020 sudah dihadapkan pada masalah pelik. Penyebabnya apa lagi jika bukan pandemi Covid-19.

    Paling tidak sudah terdeteksi 4 pemain yang dinyatakan positif, salah satunya adalah petenis asal Uzbekistan, Denis Istomin. Dari hasil tracking, kemungkinan jumlahnya akan segera bertambah hingga 15!

    French Open 2020 dijadwalkan akan berlangsung 21 September-11 Oktober 2020. Turnamen Grand Slam tanah liat tersebut seharusnya dilangsungkan pada Mei tahun ini, tetapi terpaksa diundur hingga September karena pandemi Covid-19.

    Penyelenggara mewajibkan pemain yang berlaga pada babak kualifikasi untuk datang lebih awal, karena akan dilakukan serangkaian pemeriksaan protokol kesehatan yang ketat

    Jauh sebelum turnamen dimulai, penyelenggara sudah membuat aturan bahwa pemain yang dinyatakan positif Covid-19 tidak akan diperbolehkan ikut serta di gelaran ini.


    Situasi serupa terjadi juga pada gelaran Grand Slam US Open beberapa pekan lalu. Kepanikan mulai terjadi saat petenis asal Prancis, Benoit Paire, dinyatakan positif dan namanya dicoret dari drawing.

    Kritikan bermunculan menganggap sistem keamanan yang diterapkan kurang efektif dalam melindungi pemain. Ini menjadi pelajaran penting dan menarik untuk melihat bagaimana penyelenggara French Open bakal mengendalikan situasi ini.

    Meskipun jumlah kasus Covid-19 terus meningkat di Paris, penyelenggara mengambil langkah kontroversial dengan membolehkan penonton untuk hadir di stadion menyaksikan langsung pertandingan.

    Sebelumnya, penyelenggara mengizinkan hingga total 11.500 boleh datang di tiga lapangan utama. Belakangan kebijakan tersebut diralat, dan jumlah penonton dibatasi hanya hingga 5.000 orang, itu pun hanya di stadion utama Philippe Chatrier.

    Editor Team

    COMMENT