Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 24 2021

    Disangka Pesugihan, Pria Ini Sukses karena YouTube

    Kisah inspiratif ini semoga bisa jadi semangat baru ya untuk Kawula Muda!

    Siboen (Tribunnews.com)

    Siswanto adalah YouTuber sukses dari desa yang dikira melakukan praktik pesugihan karena terkenal dan mendapat penghasilan hingga 150 juta per bulan. Dia memiliki subscriber sebanyak 1,24 juta. 

    Siswanto atau yang dikenal dengan Siboen ini berasal dari Desa Kasegeran, Kecamatan Cilongkok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang bekerja sebagai seorang montir di bengkel pribadi miliknya. 

    Keinginan untuk menjadi YouTuber berawal ketika Siboen melihat berita tentang Atta Halilintar yang sukses dan akhirnya memutuskan untuk membuat kanal YouTube dengan tema video komedi anak di sekitarnya yang ternyata kurang peminat. 

    Akhirnya Siboen memutuskan untuk membuat video-video tutorial untuk motor yang ternyata membawa namanya naik dan kontennya pun diminati banyak orang. Bermodalkan HP Xiaomi Redmi 4X dan Samsung Duos, Siboen memulai perjalanan YouTube-nya. 

    Kesuksesan Siboen justru membawa pikiran negatif dari masyarakat desa. Mereka menganggap Siboen melakukan praktik pesugihan karena kekayaan Siboen yang dianggap instan. Pemuda desa bahkan juga dilarang main ke bengkel miliknya karena takut dijadikan tumbal.

    "Penghasilan saya kala itu sudah mencapai 50 juta per bulan. Karena pendapatannya naik secara signifikan, hal itu yang memunculkan anggapan dari warga sekitar jika saya diduga melakukan pesugihan," ujar Siboen.

    Tidak selesai sampai disitu, tuduhan tersebut sampai dibahas dalam rapat desa. Saat itulah Siboen merasa harus meluruskan masalah ini dengan menjelaskan bahwa pendapatan itu didapat dari YouTube. 

    "Waktu ada rapat di Balai Desa yang dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, para Ketua RT, saya datang dan saya menyampaikan, bahwa saya punya usaha di dunia maya, namanya YouTube. Orang kampung Kasegeran itu masih buta, saya menjelaskan di kantor Balai Desa kalau itu namanya YouTube, video apa saja bisa jadi konten," jelas Siboen.

    Kemudian Siboen mengatakan bersedia untuk membimbing dan memberikan pelatihan kepada para pemuda desa tentang bagaimana cara menjadi YouTuber seperti dirinya. 

    Saat ini Siboen sudah memiliki 15 anak didik yang dibimbing menjadi YouTuber. Hal inila yang membuat desanya mendapat julukan baru yaitu, Kampung YouTuber.

    Editor Team

    COMMENT