Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Jul 28 2022

    Dita Karang 'Secret Number' Sambut Jokowi dan Iriana di Korea Selatan

    Member Secret Number ini bahkan menyambut kedatangan Jokowi dengan bahasa Jawa

    Momen Dita Karang menyambut Presiden Jokowi dan Ibu Iriana di Korea Selatan (YouTube/Sekretariat Presiden)


    Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana ke Korea Selatan, disambut member Secret Number asal Indonesia, Dita Karang.

    Momen tersebut terekam dalam video yang diunggah di channel YouTube Sekretariat Presiden, yang kemudian viral di sosial media.

    Dalam video tersebut terlihat penampilan yang dirasa cukup menarik, Dita tampak mengenakan kebaya lengan panjang berwarna merah, dan memadukannya dengan kain batik berwarna cokelat.

    "Sugeng rawuh. Selamat datang di Seoul, Korea Selatan," ucap Dita saat menyambut rombongan Jokowi datang.

    Selain mengucapkan salam dalam bahasa Jawa dan Indonesia, Dita juga memberikan buket bunga untuk Ibu Iriana.

    Dita tampak sedikit membungkuk sambil mengatupkan kedua tangannya usai memberikan buket bunga tersebut.

    Dita KarangDita Karang (Tirto.id)

    Disambut oleh rakyatnya yang berprestasi di negara lain, Jokowi ucapkan terima kasih.

    "Nggih, terima kasih, terima kasih," jawab Jokowi sambil tertawa.

    Ibu Iriana sendiri memberikan sebuah bingkisan kepada Dita, dan dua anak kecil yang menemaninya menyambut Presiden Indonesia dan Ibu Negara tersebut.

    Dita pun tak lupa ucapkan terima kasih saat diberi bingkisan tersebut, dengan menggunakan bahasa Jawa.

    "Oh, matur suwun," ucap Dita.

    Kunjungan Jokowi ke Korea Selatan merupakan rangkaian acaranya dalam mengunjungi tiga negara Asia Timur: China, Jepang dan Korea Selatan sebagai destinasi terakhirnya.

    Jokowi akan menemui Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol selaku mitra bisnis Indonesia untuk membahas tentang ekonomi.

    Sebagai informasi, Kawula Muda, kunjungan Presiden kali ini memang memfokuskan untuk membahas penguatan kerja sama ekonomi, khususnya di bidang perdagangan dan investasi. 

    Dikabarkan, perwakilan Indonesia 'berkeliling' di tiga negara Asia Timur dalam waktu yang singkat, yaitu hanya dalam tiga hari saja.

    Editor Team

    COMMENT