Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Jun 28 2021

    Indonesia Menduduki Posisi Kedua dalam Daftar Kasus Baru Tertinggi di Asia

    Kawula Muda, daftar kasus baru tertinggi di Asia gokil banget nih

    Nakes Wisma Atlet Kemayoran. (INSTAGRAM/ALUMIRSDC19_OFFICIAL)

    Minggu (27/6/2021), Indonesia kembali mencetak rekor dengan kasus terbaru positif Covid-19 sebanyak 21.342 kasus. Ini yang menyebabkan Indonesia saat ini menduduki posisi kedua dalam daftar negara dengan tambahan kasus Covid-19 terbanyak di Asia.

    Dilansir dari data worldometers, India berada pada posisi pertama yang melaporkan 46.592 kasus baru.

    Setelah Indonesia, Iran merupakan negara ketiga yang memiliki jumlah kasus baru menyentuh angka 9.758. Disusul dengan Filipina sebanyak 6.096 kasus, serta Malaysia yang mencatat 5.586 kasus baru.

    Sementara untuk kasus kematian, India dan Indonesia masih menempati posisi pertama dan kedua yaitu 983 kasus dan 409 kasus.

    Bukan kali pertama, Indonesia mencetak rekor dengan tambahan di atas 20 ribu. Misalnya pada Kamis (24/6/2021) lalu Indonesia memperoleh 20.574 kasus baru setelah sekian lama grafik kasus positif Covid-19 melandai.

    Wisma atletBriefing tenaga kesehatan Wisma Atlet Kemayoran. (INSTAGRAM/ALUMNIRSDC19_OFFICIAL)

     

    Jumat (25/6/2021) lalu, kasus harian sempat turun menyentuh angka 18.872 kasus, namun kembali naik hingga 21.095 kasus di hari berikutnya.

    Meskipun kasus positif Covid-19 terus melonjak, Kabid Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K. Ginting mengatakan bahwa Indonesia belum bisa disebut memasuki gelombang kedua pandemi.

    Dilansir dari CNN Indonesia, Alex menjelaskan, "Karena kita negara kepulauan yang luas dan besar, maka susah mendefinisikan gelombang kedua. Infeksi berjalan terus dan tidak pernah mencapai nol atau titik terendah. Kita lebih menyebutnya sebagai lonjakan kasus di perjalanan penanggulangan pandemi."

    Dengan adanya lonjakan kasus ini, pemerintah telah melaksanakan upaya penekanan laju pertambahan kasus Covid-19 dengan memperketat PPKM Mikro, membatasi pengguna jalan di sejumlah titik di Jakarta, membatasi jam operasional pusat keramaian, serta menargetkan vaksinasi mencapai 1 juta warga setiap hari.

    Editor Team

    COMMENT