Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Sep 07 2020

    Novak Djokovic Didiskualifikasi dari US Open, Grand Slam Dipastikan Akan Punya Juara Baru

    Kawula Muda, US Open menghadirkan salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah tenis.

    Petenis Serbia, Novak Djokovic. (INSTAGRAM/NOVAK DJOKOVIC)

    Petenis nomor satu dunia asal Serbia, Novak Djokovic, terpaksa harus mengubur impiannya untuk bisa menjuarai US Open tahun ini.

    Ketika melakoni pertandingan babak 16 besar melawan Pablo Careno Busta (Spanyol), Senin (7/9/2020) dini hari WIB, terjadi sebuah insiden yang berakhir dengan didiskualifikasinya pemilik tiga gelar US Open tersebut dari turnamen.

    Set pertama belum lagi berakhir, kedudukan masih 5-6 untuk keunggulan Careno-Busta. Djokovic yang frustrasi berjalan ke pinggir lapangan sambil memukul bola ke arah belakang, dan secara tidak sengaja mengenai wasit penjaga garis.

    Hal itu dianggap sebagai sebuah pelanggaran berat. Sebagai konsekuensi, selain didiskualifikasi dari turnamen, Djokovic juga harus merelakan seluruh hadiah uang yang diterimanya sampai babak 16 besar sebagai denda.

    Terkejut dan tidak percaya dengan apa yang dialaminya, Djokovic menolak sesi wawancara resmi turnamen. Namun, tak lama kemudian, permintaan maaf dan penyesalan disampaikan petenis berusia 33 tahun tersebut melalui media sosial.


    "Semua kejadian ini membuat saya merasa sedih dan hampa. Saya sudah berusaha mengecek penjaga garis tersebut, dan syukurlah dia baik-baik saja. Saya menyesal telah membuatnya tertekan. Ini benar-benar bukan kesengajaan. Ini sungguh salah," tulis Novak.

    "Saya minta maaf kepada turnamen @usopen dan semua pihak yang terganggu atas perilaku saya. Saya sangat berterima kasih kepada tim dan keluarga karena telah menjadi pendukung saya yang paling solid, dan penggemar saya karena selalu ada bersama saya. Terima kasih dan saya sangat menyesal, " Djokovic menutup uanggahannya.

    Dengan didiskualifikasinya Djokovic, dipastikan turnamen Grand Slam kedua tahun ini tersebut akan melahirkan juara tunggal putra baru.

    Ini adalah kesempatan besar bagi para petenis muda seperti Daniil Medvedev, Alexander Zverev, dan Dominic Thiem untuk bisa meraih gelar turnamen Grand Slam pertama mereka, setelah selama ini kesulitan menembus dominasi Roger Federer, Rafael Nadal, dan Novak Djokovic di turnamen bintang lima tersebut.

    Editor Team

    COMMENT