Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Aug 27 2020

    Sejumlah Event Olahraga Terhenti, Buntut Protes Penembakan di Wisconsin.

    Kawula Muda, Amerika Serikat kembali bergejolak karena pembunuhan terhadap warga kulit hitam oleh oknum polisi.

    NBA mengumumkan menunda laga playoff antara Milwaukee Bucks dan Orlando Magic. (INSTAGRAM/@NBA)

    Dunia olahraga yang baru saja mulai menggeliat setelah berbulan-bulan absen karena efek pandemi Covid-19 lagi-lagi harus terhenti.

    Kali ini penyebabnya adalah kasus penembakan polisi terhadap seorang pria kulit hitam bernama Jacob Blake di Kenosha, Wisconsin, Amerika Serikat, Minggu (23/8/2020).

    Video peristiwa penembakan tersebut segera beredar luas di dunia maya dan memicu protes di mana-mana.



    Dari kompetisi bola basket paling bergengsi di Amerika Serikat, NBA, Milwaukee Bucks memboikot jadwal pertandingan playoff mereka kontra Orlando Magic yang semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu (26/8/2020) malam waktu setempat atau Kamis pagi WIB.

    Pasukan Bucks memilih tak hadir di lapangan dan tetap di ruang ganti.

    "Kami lelah dengan pembunuhan dan ketidakadilan," kata guard Bucks, George Hill, saat menjelaskan keputusan Milwaukee memboikot pertandingan.

    Setelah itu, pihak NBA pun menunda dua pertandingan lain yang sudah dijadwalkan yaitu Houston Rockets vs Oklahoma City Thunder dan Los Angeles Lakers vs Portland Trail Blazers.

    Dari dunia Tennis. Asosiasi Tennis Amerika (USTA) serta asosiasi tennis pria dan wanita dunia (ATP dan WTA) pun akhirnya mengambil langkah sama seperti yang dilakukan NBA.

    Mereka memutuskan menunda kelanjutan turnamen Western & Southern Open yang sedang berlangsung di Cincinati, Ohio.

    Adalah Naomi Osaka, petenis putri berkewarganegaraan Jepang, yang pertama menunjukkan reaksi atas peristiwa penembakan Blake.

    Osaka mengeluarkan statement protes dengan menolak untuk melakoni partai semifinal, di mana ia seharusnya melawan petenis asal belgia, Ellise Merten.

    Hal ini bisa dimaklumi, mengingat meski memegang paspor Jepang, darah kulit hitam mengalir di tubuh Osaka dari ayahnya yang berasal dari Haiti.

    "Sebelum dikenal sebagai atlet, saya sejatinya adalah perempuan kulit hitam," demikian Osaka memulai statement-nya.

    Apa yang dilakukan Osaka segera mendapat respons dari sesama petenis profesional.

    Sloane Stephens, petenis kulit hitam asal Amerika Serikat menyahut di Twitter, “Say it louder! Proud of you." Sloane tidak lupa memasang hastag #Blacklivematters.

    Asosiasi tennis mengumumkan, turnamen Western & Southern Open ini akan dilanjutkan pada Jumat (28/8/2020) atau Sabtu pagi waktu Indonesia.

    Sementara itu, pihak NBA belum mengeluarkan pernyataan resmi kapan pertandingan kelima babak Playoffs akan dilanjutkan kembali.


    Editor Team

    COMMENT