Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Nov 15 2022

    Fakta-fakta Gerard Pique yang Pensiun sebelum Piala Dunia 2022

    Gracias, Pique!

    Ilustrasi Gerard Pique mengenakan jersey Barcelona (instagram/3gerardpiue)


    Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2022 Qatar, salah satu pemain bertahan terbaik dunia sepak bola, Gerard Pique resmi gantung sepatu dari dunia sepak bola. Keputusan Pique ini disampaikan langsung oleh sang pemain melalui sebuah cuitan di Twitter dan unggahan video di akun Instagram pribadinya. 

    Gerard Pique mengumumkan kepada seluruh publik penikmat sepakbola bahwa dirinya memutuskan gantung sepatu pada hari Kamis, 3 Oktober 2022 lalu. Pemain berkebangsaan Spanyol ini memutuskan pensiun di usianya yang masih 35 tahun. 

    Ia memutuskan pensiun dengan alasan bahwa dirinya tidak sanggup menerima peran sebagai pemain pengganti. Belakangan ini, posisi Pique di Barca mulai tergeser oleh keberadaan Ronald Araujo, Jules Kounde, Andreas Christensen, bahkan Eric Garcia. 

    Bahkan, saat duduk di bangku cadangan dalam laga FC Barcelona melawan Osasuna, Pique kehilangan kontrol atas emosinya dengan mengikuti wasit Jesus Gil hingga masuk ke lorong stadion saat jeda. Perbuatannya tersebut diganjar kartu merah.

    Akibatnya, untuk laga terakhir sebelum pensiun, Pique tak bisa ikut beraksi karena hukuman kartu merah tersebut.


    Profil dan Perjalanan Karier Gerard Pique

    Lahir di Catalonia, Barcelona, Spanyol, pada 2 Februari 1987, Gerard Pique Bernabeu merupakan seorang pemain bertahan kelahiran Spanyol dengan tinggi mencapai 1,94 meter. Mengawali karier pada usia 10 tahun di FC. Barcelona selama 7 tahun sejak 1997-2004, Pique melanjutkan karier di Manchester United (MU) pada 2004. Sepanjang karier di Manchester United, Gerard Pique berhasil memberikan 1 Piala Liga Inggris dan 1 Piala Carling, dan 1 Piala FA Cup, dan 1 Piala Liga Champion pada tahun 2008.

    Di awal karier sebagai pemain Manchester United, Gerard Pique memulai debut seniornya di usianya yang masih 18 tahun. Di laga debutnya itu, Pique masuk menggantikan John O’shea saat MU berhasil mengalahkan Crewe Alexandra di ajang Piala Liga. Pique sempat dipinjamkan ke Real Zaragoza pada periode 2006-2007. Di sana, ia mencatatkan 22 penampilan dan berhasil mencetak 2 gol. Pique kemudian kembali dan bermain untuk MU terlebih dahulu sebelum akhirnya pulang ke publik Catalan pada 2008. Dari sinilah perjalanan karier terbaik Pique sebagai seorang pemain sepak bola profesional dimulai. 

    Gerard piqueilustrasi Gerard pique berseragam barcelona (Instagram/3gerardpique)

     

    Sempat berada satu tim dengan banyak pemain bintang dan melegenda seperti Samuel Eto’o, Carles Puyol, Andres Iniesta, Xavi Hernandez, Neymar, Luis Suarez, hingga Lionel Messi, Gerard Pique sukses memberikan banyak gelar bagi FC Barcelona. 14 tahun berseragam Barcelona, Gerard Pique sukses memberikan 3 Piala Liga Champion, 8 Piala La Liga, 3 Piala Dunia Antar Klub, 3 Piala UEFA Super Cup, 7 Piala Super Spanyol, 6 Piala Super Cup.  

    Di level tim nasional pun karier Gerard Pique tak kalah mentereng. Pique mengawali kariernya bersama Tim Nasional Spanyol pada tahun 2002 dengan membela Tim Nasional Spanyol U-16. Bersama Tim Nasional Spanyol U-16, Pique berhasil menorehkan 7 penampilan dan 2 gol. Setelah itu ia rutin dipanggil ke dalam squad Tim Nasional Spanyol kelompok umur mulai dari U-17 sampai U-21. Pada tahun 2008, Pique akhirnya mulai dipanggil untuk bermain bersama Tim Nasional Senior Spanyol. Bersama Tim Nasional Spanyol, Pique berhasil memberikan dua gelar tertinggi kompetisi sepak bola yang bisa didapatkan Spanyol, Piala Euro 2012 dan Piala Dunia 2010. 

    Asmara Gerard Pique

    Gerard Pique merupakan bintang dunia sepak bola asal Spanyol yang kini baru saja menjalankan pertandingan terakhirnya bersama FC Barcelona ketika Barcelona menghadapi Osasuna pada hari Rabu, 9 November 2022 kemarin. Selain dikenal karena kesuksesannya bersama FC Barcelona, Gerard Pique juga dikenal secara luas oleh dunia berkat hubungan asmara yang ia jalin bersama seorang penyanyi papan atas dunia bernama Shakira

    Pique dan ShakiraPique dan Shakira (Daily Mail)

     

    Gerard Pique dan Shakira pertama kali bertemu pada gelaran Piala Dunia 2010 yang dilaksanakan di Afrika Selatan. Pique bertemu dengan Shakira di lokasi syuting video klip dari Official Soundtrack Piala Dunia 2010 yang dinyanyikan oleh Shakira dengan judul “Waka-Waka”. Pada video klip tersebut memang melibatkan kemunculan beberapa pesepak bola dunia seperti Cristiano Ronaldo, Dani Alves, Lionel Messi, termasuk Gerard Pique. 

    Pique dan Shakira meresmikan hubungan mereka ke publik pada 2011 lalu melalui sebuah unggahan Instagram di akun pribadi Shakira. Pada unggahan tersebut Shakira memberikan sebuah keterangan yang berbunyi “Les presento a mi sol” (Saya persembahkan kepadamu, Matahariku). Di tahun yang sama juga, Pique dan Shakira untuk pertama kalinya tampil bersama di atas red carpet dalam acara FIFA Ballon d’Or Awards 2011 di Swiss. 

    Shakira dan pique ballon d'orilustrasi shakira dan pique di red carpet ballon d'or (toofab.com)

     

    11 tahun menjalin hubungan bersama, Pique dan Shakira telah dikaruniai 2 orang anak. Kedua anak itu bernama Milan Pique Mebarak yang lahir pada 22 Januari 2013 dan Sasha Pique Mebarak yang lahir 2 tahun berselang, 29 Januari 2015. Meski demikian, keduanya ternyata belum pernah menikah. Dalam sebuah wawancara bersama 60 Minutes pada awal 2020 lalu, Shakira mengungkapkan alasannya tidak menikah dengan Pique. 

    “Sejujurnya, perkawinan membuatku takut. Aku tidak mau dia melihatku sebagai istri. Aku lebih memilih ia melihatku sebagai pacar,” ujar penyanyi asal Kolombia itu.

    Meskipun telah bersama selama lebih dari 10 tahun dan telah dikaruniai 2 orang anak, Pique dan Shakira akhirnya memutuskan untuk berpisah. Keduanya mengatakan telah resmi berpisah dan meminta publik untuk menghargai privasi mereka demi kesejahteraan kedua anak mereka.

    “Dengan menyesal kami mengkonfirmasi bahwa kami berpisah. Demi kesejahteraan anak-anak kami, yang merupakan prioritas utama kami, kami meminta untuk menghormati privasi mereka. Terima kasih atas pengertian Anda.” ujar Pique dan Shakira dikutip dari Marca, Sabtu, 4 Juni 2022.

    Kabarnya, hal ini ditengarai oleh perselingkuhan yang dilakukan oleh Pique. Pique diketahui memacari seorang mahasiswa berusia 23 tahun bernama Clara Chia Marti. Clara Chia Marti juga merupakan seorang yang bekerja untuk perusahaan milik Pique, Kosmos, sebagai orang yang mengorganisir acara.

    Fakta dan Kontroversi

    1. Seorang Pengusaha

    Selain menjadi palang pintu pertahanan FC Barcelona dan Tim Nasional Spanyol, Gerard Pique juga ternyata merupakan seorang pengusaha. Ia merupakan presiden dari grup investasi olahraga, Kosmos Holding. Ia juga menjadi pemilik dari klub Andorra FC.

    2. Pernah Mengalami Koma

    Siapa sangka, atlet olahraga professional sekelas Gerard Pique juga pernah mengalami koma. Uniknya, kejadian ini ia alami justru bukan di atas lapangan, melainkan ketika ia sedang bermain di teras rumah kakeknya di mana ia terjatuh dan kepalanya membentur lantai. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit dan baru terbangun dari komanya setelah 2 hari.

    3. Mendukung Gerakan Amal

    Selayaknya hal yang dilakukan oleh banyak bintang sepak bola dunia lainnya, Pique juga diketahui mendukung gerakan amal. Ia ikut berpartisipasi dalam program yang diadakan oleh UNICEF. Ia dan mantan pacarnya, Shakira mengajak para fans mengumpulkan dana vaksin untuk anak-anak di seluruh dunia.

    4. Mengakhiri Kariernya dengan Kartu Merah

    Gerard Pique yang memutuskan gantung sepatu pada usia 35 tahun ini harus mengakhiri kariernya dengan sebuah ganjaran kartu merah. Hal itu ia dapatkan ketika dirinya menjalani pertandingan antara FC Barcelona dengan Osasuna. Ia mendapatkan kartu merah tersebut lantaran protes kerasnya terhadap wasit sampai membuntuti wasit ke ruang ganti ketika istirahat babak pertama.

    5. Undang-Undang Anti-Gerard Pique

    Pique yang merupakan presiden dari Kosmos Group belakangan menjadi sorotan publik. Pasalnya, perusahaan yang ia miliki, Kosmos Group menjadi makelar dari pelaksanaan Supercopa de España di Arab Saudi. Pique diketahui menjalin kerja sama dengan Luis Rubiales, Presiden Federasi Sepak bola Kerajaan Spanyol (RFEF) dan diketahui mengantongi 24 juta Euro setelah menegosiasikan kontrak dengan durasi 6 tahun. Dikutip dari Goal, akibat dari aksi Pique ini adalah akan dibentuknya sebuah undang-undang anti Pique. Pasal 47 UU tersebut dikenal dengan “klausul anti-Pique” yang melarang pesepak bola aktif manapun untuk memiliki ikatan komersial dengan kompetisi yang mungkin mereka ikuti.

    Editor Team

    COMMENT