Ari Lasso Berbagi Kisah Saat Kena Covid-19 dengan Gejala Napas Pendek dan Delirium

Hai Kawula Muda, satu lagi selebritas yang terinfeksi dan sembuh dari Covid-19.

Penyanyi dan musisi Indonesia, Ari Lasso. (INSTAGRAM/ARI LASSO)
Wed, 10 Feb 2021

Beberapa waktu belakangan, Aril Lasso sempat “menghilang” dari peredaran hingga beberapa minggu lamanya. Akun YouTube-nya jarang ada unggahan dan ia juga tak hadir menjadi juri di acara pencarian bakat, Indonesian Idol.

Ternyata, itu karena Ari Lasso bersama beberapa dua anggota band-nya terkonfirmasi positif Covid-19.

Lewat akun YouTube, Ari yang kini telah sembuh mengaku ingin membagikan pengalamannya selama terinfeksi Covid-19.

“Kita bukan ahli kesehatan, tapi kita cerita berdasarkan pengalaman pribadi,” kata Ari, Senin (8/2/2021).

Ari mengatakan, setiap orang ternyata punya ciri serangan yang beda-beda. Bahkan, angka CT (makin tinggi angkanya, makin sedikit material genetik virus yang ada dalam sampel) yang diperoleh dari hasil tes malah tidak ada hubungannya dengan gejala yang dirasakan.

Ari Lasso menjadi juri di Indonesia Idol. (INSTAGRAM/ARI LASSO)

 

Alami demam, napas pendek, dan delirium

Sejak April 2020, salah satu kegiatan Ari Lasso adalah membuat konten untuk YouTubenya, Pada Januari 2021, Ari memutuskan untuk istirahat sebentar.

“Di bulan Januari itu istirahat dan justru kena. Pada suatu sore, merasa enggak enak. Kemudian rekaman sorenya, badan meriang seperti biasanya 36,9, mulai sumeng, greges,” tutur Ari.

Setelah menunggu sampai tiga hari dan tubuhnya tetap deman, Ari memutuskan untuk melakukan tes.

“Swab antigen menunjukkan hasil reaktif. Langsung siap-siap untuk isoman. Hasil CT-ku 16-17. Aku gak ngerasain gejala selain demam tinggi. Tapi demamku tidak berkesudahan dan badan sakit,” akunya.

Ari yang semangat untuk sembuh mulai rajin berjemur, berolahraga, minum vitamin, dan minum obat sesuai anjuran dokter.

Sampai akhirnya, saat berulang tahun pada 17 Januari 2021, ia menghadiahi diri dengan memeriksakan diri. Ari melakukan tes swab, CT scan, dan cek darah.

Hasilnya, swab bagus tapi CT Scan, thorax, dan darah kurang bagus. Ditemukan juga infeksi yang tinggi, dan sepertinya itu yang membuat demamnya 11 hari tidak turun-turun.

Penyanyi dan musisi Indonesia, Ari Lasso. (INSTAGRAM/ARI LASSO)

  

Pelantun lagu Penjaga Hati itu juga mengaku napasnya pendek dan tersengal-sengal setelah beberapa hari isolasi mandiri. Ari akan batuk-batuk dan terasa sakit jika harus menarik napas panjang.

Ari juga sempat kehilangan penciuman selama dua hari dan delirium atau halusinasi selama 5 hari, sebagai efek dari infeksi Covid-19 yang memengaruhi otak dan membuat pasien jadi sedikit linglung.

“Jangan khawatir kalau merasa halu, delirium. Apa pun yang penah kita lakukan blank. Aku halu itu ketika tidak bisa membedakan tidur beneran dengan mimpi,” ujar Ari.

Akhirnya, setelah dua minggu dirawat, Ari dinyatakan negatif alias sembuh meski mengaku masih belum bisa menarik napas panjang.

Berdasarkan pengalaman yang dialami tersebut, Ari Lasso berpesan agar semua lebih taat protokol kesehatan.

Berita Lainnya