Ini Alasan Gigi Hadid Sembunyikan Wajah Anaknya, Sampai Minta Paparazzi Agar Foto Khai Diblur

Kawula Muda, bagaimana menurut kalian?

Image Caption
Thu, 12 Aug 2021

Gigi Hadid punya cara sendiri untuk melindungi privasi putrinya. Model berusia 26 tahun itu melahirkan putri pertama hasil hubungannya dengan sang pacar, Zayn Malik, pada September tahun lalu.

Gigi maupun Zayn sepakat untuk tidak memperlihatkan foto wajah anaknya kepada publik. Itulah kenapa setiap kali mengunggah foto di media sosial, pasangan selebriti itu selalu menyembunyikan wajah bayi bernama Khai itu.

Namun, karena rasa penasaran publik, tak pelak, setiap kali ada kesempatan, sejumlah paparazzi berusaha keras mendapatkan foto wajah Khai. Salah satunya, ketika Gigi mengajak jalan-jalan bayinya ke New York pada Juli lalu untuk pertama kalinya.

Menanggapi hal ini, Gigi membuat surat terbuka di media sosial, untuk para paparazzi, awak media, maupun penggemarnya. Dalam surat yang dinamai “A Letter from a Mama”, Gigi menjelaskan alasannya ingin melindungi privasi sang anak dan meminta orang-orang agar mengaburkan foto wajah anaknya sebelum dibagikan ke publik.

“Seiring bertumbuhnya bayi kami, kami menyadari bahwa kami tidak bisa melindunginya sebagaimana yang kami inginkan dan kami bisa, seperti saat dia masih kecil. Dia suka melihat dunia! Walaupun dia sudah melihat banyak hal di dekat peternakan kami, dia tetap butuh pengalaman untuk melihat tempat lain,” tulis Gigi dalam surat yang diunggah di Twitter pada 6 Juli 2021.

Gigi Hadid dan bayi perempuannya. (INSTAGRAM/GIGI HADID)

 

“Dalam perjalanan terbaru kami di New York, dia ingin tudung pelindungnya dibuka dan dia membukanya sendiri. Dia belum mengerti kenapa dia harus ditutupi (menggunakan tudung itu) dan apa yang aku ingin lindungi untuknya. Aku juga ingin dia bisa melihat kota paling luar biasa dan indah di dunia dan berbagai macam orang yang sedang jalan-jalan di New York, tanpa tekanan dari media karena orang tua mereka adalah publik figur,” kata perempuan kelahiran Los Angeles itu.

“Aku tahu undang-undang berubah dari satu State ke State lain, dan aku melihat beberapa foto anak hasil jepretan paparazzi di New York, yang wajahnya dikaburkan. Setelah bertanya-tanya, aku meyakini bahwa itu bersumber dari integritas fotografer, publikasi, atau penggemar yang membagikan gambar.”

“Aku menulis (surat) ini untuk mengatakan: untuk kalian para paparazzi, pers, dan akun penggemar yang aku cintai, kalian tahu bahwa kami tidak pernah dengan sengaja membagikan wajah putri kami di media sosial. Harapan kami adalah, anak kami bisa memilih caranya sendiri untuk memperlihatkan dirinya kepada dunia, ketika dia sudah cukup umur. Jadi, dia bisa hidup senormal mungkin seperti anak-anak lain, tanpa khawatir tentang public image yang dia sendiri tidak pernah memilihnya.”

“Ini sangat penting bagi kami, ketika kami mengajak anak kami untuk melihat dan mengeksplorasi kota New York maupun dunia. Jika kalian berkenan, TOLONG TOLONG TOLONG kaburkan wajahnya dari semua gambar, kapanpun wajahnya tertangkap kamera. Aku tahu ini merepotkan. tapi sebagai ibu, aku hanya ingin yang terbaik untuk anakku, seperti orang tua lainnya,” lanjutnya.

Di akhir suratnya Gigi menyampaikan terima kasih bagi para paparazzi yang sudah menghormati kenyamanan bayinya, dengan tetap menjaga jarak ketika ia berjalan sambil mendorong stoller bayi.

Bukan hanya Gigi Hadid, seblebritis Hollywood lain seperti Jennifer Garner, Halle Berry, Sandra Bullock, sebelumnya juga pernah menganjurkan undang-undang untuk melindungi privasi anak-anak mereka dari fotografer-fotografer agresif.

Berita Lainnya