Kerap Ditanya Tentang Hijab di Tur Eropa Mereka, Ini Dia Jawaban Voice of Baceprot

Hai Kawula Muda, you are rock girls!

Voice of Baceprot grup metal asal Garut, Jawa Barat, Indonesia. (INSTAGRAM/VOB)
Mon, 06 Dec 2021

Saat ini band metal asal Garut, Jawa Barat, Indonesia, Voice of Baceprot (VoB) masih melakukan konser dalam rangka tur Eropa mereka "Fight Dream Believe: European Tour 2021". 

Namun, rupanya ada pengalaman menarik yang ingin mereka ungkapan dalam tur tersebut.

Vokalis sekaligus gitaris Voice of Baceprot Marsya Kurnia menceritakan, mereka kerap ditanya mengenai hijap saat melakukan sesi wawancara dengan media.

“Jadi, sebelum tampil kami melakukan beberapa wawancara, dan ada satu pertanyaan yang membuat saya terkejut,” ujar Marsya.

“Kebanyakan dari mereka menanyakan tentang hijap kepada saya,” ujar Marsya lagi.

Marsyapun mengungkapkan perasaannya usai kerap ditanyai hal penutup kepalanya. Menurutnya, pertanyaan itu membuat VoB seolah datang dan tampil di tur Eropa ini untuk acara fesyen karena mereka hanya memperhatikan pakaian yang dikenakan.

Menjawab dengan aksi memukau

Tapi, Marsya dan dua anggota VoB lainnya, Sitti dan Widi tidak marah dengan pertanyaan itu. Mereka menjelaskan kedatangan ke Eropa untuk mewujudkan mimpi sekaligus menunjukkan hijab adalah simbol dari perdamaian, cinta, dan kecantikan.

Tak hanya itu Voice of Baceprot juga menjawab pertanyaan tentang hijab dengan karya-karya mereka, termasuk lagu, musik, dan aksi panggung yang memukau.

“Dan jika kalian bertanya apa yang kami lakukan dengan hijab ini, dan jika ada yang berkomentar jelek terhadap kami, dan bagi mereka yang mempertanyakan keputusan kami, ini yang kami lakukan!” teriak Marsya yang langsung memainkan satu lagu bernada cadas di hadapan para penonton konser.

Aksi itu terliat dalam video pendek yang diunggah Voice of Baceprot di akun media sosial mereka.

Masih ada beberapa konser lagi

Baru-baru ini, VoB sukses tampil di Brussels dan menghibur masyarakat Belgia pada Kamis (2/12/2021) dalam rangkaian tur Eropa mereka.

Kelompok musik cadas beranggotakan tiga perempuan berhijab Marsya Sitti, dan Widi ini berhasil memukau penonton di le Botanique.

Dalam penampilan tersebut, Voice of Baceprot membawakan beberapa lagu yang diciptakan mereka sendiri.

Salah satunya adalah lagu God, Allow Me (Please) To Play Music yang menggambarkan kegalauan mereka menghadapi penolakan terhadap perempuan berhijab yang memainkan alat musik metal.

Setelah Brussel, Voice of Baceprot akan melanjutkan tur ke Rennes (Prancis), Arlon (Belgia), dan Jenewa (Swiss) dalam tur perdana di Eropa. Tahun depan mereka juga akan hadir di Wacen Festival di Jerman.


Berita Lainnya