Merasa Dimanipulasi, Dawyne Johnson Kembali Tolak Ajakan Vin Diesel Gabung di “Fast and Furious 10”

Hai Kawula Muda, semoga mereka segera berdamai ya.

Aktor Hollywood, Dwayne "The Rock" Johnson. (INSTAGRAM/THE ROCK)
Fri, 31 Dec 2021

Perseteruan antara Dwayne Johnson dengan Vin Diesel rupanya masih berlanjut. Kali ini aktor yang juga kerap disapa The Rock itu kian merasa telah ‘dimanipulasi’ oleh Vin Diesel.

Hal itu berawal dari bintang utama saga Fast and Furious yang mengumumkan ajakan agar dirinya bergabung dalam saga Fast and Furious 10 ke akun media sosial, padahal masalah tersebut telah mereka bahas dan sudah dianggap tuntas oleh Johnson.

Karenanya, Dwayne Johson dengan terbuka mengumumkan bahwa ia menolak untuk kembali ke saga Fast and Furious setelah diundang oleh Vin Diesel.

Bermula pada November lalu,  aktor yang disebut-sebut berseteru dengannya dalam syuting saga Fast and Furious beberapa tahun lalu itu mengunggah undangan secara terbuka kepada Johnson melalui akun media sosialnya.

Vin Diesel mengajak Dwayne Johnson untuk kembali bergabung dalam saga terakhir Fast and Furious.

Dikutip dari CNN, Rabu (29/12/2021) waktu AS, Johnson merespons permintaan Vin Diesel tersebut.

Tak hanya itu, Johnson juga mengkritik cara Diesel mengundang di media sosial, padahal Johnson menyebut mereka sepakat untuk tak mengumbar itu ke publik.

“Saya beritahu dia (Diesel) secara langsung bahwa saya tidak akan kembali ke waralaba itu. Saya tegas namun ramah dengan ucapan saya,” kata Dwayne Johnson.

Bagi Dwayne Johnson, unggahan publik Vin adalah sebuah contoh dari manupulasinya.

“Saya tidak menyukai bahwa ia mebawa-bawa anaknya dalam unggahan itu, sama seperti dengan kematian Paul Walker. Jangan bawa-bawa itu. Kami telah berbicara berbulan-bulan lalu soal ini dan sudah mencapai kesepakatan,” lanjutnya.

Dwayne Johnson mengaku, tujuannya selama ini adalah mengakhiri perjalanannya dengan waralaba “menakjubkan” tersebut dengan cara “terhormat dan anggun”.

Namun ia menyayangkan bahwa topik soal perseteruan dirinya dengan Vin Diesel dan kemelut yang menyertainya telah memperkeruh suasana.

Vin Diesel unggah ajakan Dwayne Johnson bergabung di 'Fast and Furious 10". (INSTAGRAM/VIN DIESEL)

  

Dimulai dari Fast 8

Dwayne Johnson pertama kali gabung dalam waralaba Fast & Furious lewat Fast Five pada 2011.

Awalnya, peran Johnson sebagai Agen Hobbs adalah antagonis terhadap Dominic Toretto yang dimainkan Vin Diesel. Namun, seiring perjalanan cerita, Hobbs bergabung dengan keluarga Toretto.

Hingga pada 2016, keduanya dikabarkan bersiteru. Kala itu, keduanya terlibat dalam Fate of the Furious atau Fast and Furious 8 yang rilis pada 2017.

Diberitakan ET, di sebuah unggahan Instagram kala itu Johnson menyebut sejumlah aktor pria dalam proyek tersebut ‘penjilat’ dan ‘tidak profesional’.

Para penggemar kemudian menduga bahwa orang yang dimaksud Johnson adalah Vin Diesel. Seorang sumber dalam mengatakan, Diesel dan Johnson berselisih selama penggarapan film tersebut.

Vin Diesel dan Dwayne Johson dalam film "Fast and Furious". (FAST AND FURIOUS)

  

Hal itu pula yang kemudian mendasari anggapanl, waralaba Fast and Furious telah pecah. Apalagi Universal Pictures merilis sebuah film lepasan bertajuk Hobbs & Shaw (2019) yang dibintangi hanya oleh Dwayne Johnson dan Jason Statham.

Hingga akhirnya pada Juli 2021, Dwayne Johnson alias The Rock mengatakan tidak akan muncul di film Fast & Furious 10.

“Saya berharap mereka baik-baik saja di (film) Fast 9. Dan saya berharap yang terbaik untuk mereka di (film) Fast 10 dan Fast 11 dan film Fast & Furious lainnya yang mereka lakukan tanpa saya,” kata Dwayne Johnson.

Berita Lainnya