Buka Puasa Lebih Baik Minum Air Dingin atau Hangat?

Kalau Kawula Muda, pilih yang mana?

Ilustrasi Buka Puasa (UNPLASH)
Sun, 24 Apr 2022

Siapa, sih yang tidak menantikan buka puasa di bulan Ramadan? Berbagai macam orang berbuka dengan minuman yang bervariasi, namun ada juga yang lebih suka berbuka dengan air putih terlebih dahulu.

Berbuka dengan air putih hangat atau dingin sebenarnya sama-sama melegakan dahaga sehabis puasa seharian.

Akan tetapi, lebih baik berbuka dengan minuman dingin terlebih dahulu atau hangat ya? Simak penjelasannya, yuk Kawula Muda!

Ilustrasi Buka Puasa (UNPLASH)

 

Menurut Pakar Gizi Klinis dan Olahraga, Rita Ramayulis yang dilampirkan oleh laman Hello Sehat, berbuka puasa dengan minuman yang terlalu dingin dapat membuat kerja lambung lambat karena harus menyesuaikan dengan suhu tubuh.

Walau air dingin sangat menggoda, lambung dapat mengalami kontraksi atau kaget ketika langsung menerima air dingin.

Sebaiknya, pilih minuman bukan puasa yang tidak terlalu dingin atau tidak perlu pakai es batu. Jika terlalu dingin, suhu air yang diminum akan terlalu lama menyesuaikan dengan suhu tubuh.

Sebaiknya berbuka dengan...

Menurut Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia Kalimantan Barat, dr Nurysam M.Kes., buka puasa lebih baik dengan minuman manis dan hangat.

Hal ini dapat membuat lambung tidak kaget lantaran kosong berpuasa seharian penuh.

Kamu bisa minum air putih dengan mengikuti suhu ruang. Kemudian, minum air yang manis dan hangat setelah 5 atau 10 menit.

Minuman teh hangat manis sangat dianjurkan sebagai menu awal untuk berbuka puasa. Makanan atau minuman yang manis dapat menormalkan kembali gula darah kamu, loh! Tapi, jangan berlebihan, cukup satu gelas saja.

Jadi, minuman hangat dan manis jauh lebih baik untuk berbuka puasa dibandingkan dengan minuman yang terlalu dingin, ya Kawula Muda!

Berita Lainnya