Hari Tidur Sedunia 2022, Begini 6 Fakta Tidur Sehat yang Perlu Anda Ketahui!

Menerapkan tidur yang cukup punya banyak manfaat untuk kamu lho, Kawula Muda.

Ilustrasi orang tidur. (iStockphoto/sleepwell)
Fri, 18 Mar 2022


Hari tidur sedunia atau World Sleep Day tahun ini jatuh pada tanggal 18 Maret 2022. Melansir dari laman worldsleep.org, hari tidur tahun ini mengusung tema Quality Sleep, Sound Mind, Happy World (Tidur Berkualitas, Pikiran Sehat, Dunia Bahagia).

Tidur adalah potensi dari kesehatan dan kualitas tidur dapat memengaruhi tak hanya kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental serta batin. Melalui perayaan tahun ini diharapkan bisa mengurangi beban masalah tidur dalam masyarakat lewat pencegahan dan manajemen gangguan tidur.

Ilustrasi jam tidur. (Pexels)

 

Berikut adalah penjelasan fakta soal tidur yang perlu diketahui agar bisa tidur nyenyak.

1. Berapa durasi tidur yang ideal?

Menurut worldsleep.org, tidur yang optimal sangat ditentukan faktor keturunan. Namun, survei besar menunjukkan durasi tidur rata-rata untuk orang dewasa adalah sekitar 7-8 jam. Secara teknis, para ahli tidur sepakat kisaran 7-10 jam per malam merupakan suatu durasi yang optimal.

2. Seperti apa kebiasaan tidur sehat?

Tidur yang restorasi bergantung kepada durasi, kontinuitas saat tidur tanpa distraksi dan kedalaman tidur ketika tidur betul-betul nyenyak. Beberapa langkah yang bisa diterapkan adalah membuat jadwal tidur dan bangun yang rutin. Pilihlah waktu tidur saat mulai mengantuk dan mudah terlelap, usahakan bangun pada jam yang sama.

3. Bagaimana cara membuat jadwal tidur rutin?

Buatlah rutinitas dengan cara disiplin tidur pada jam yang sama setiap malam dan bangun pada jam yang sama. Lakukan ini setiap hari, tujuh hari dalam sepekan. Rutinitas penting untuk menstabilkan jam biologis tubuh, membuat bisa tidur nyenyak tanpa terganggu.

4. Bisakah defisit tidur?

Defisit tidur kronis adalah hal yang umum ketika orang tidak mendapatkan waktu tidur cukup. Penyebabnya bervariasi, termasuk jam kerja atau tuntutan lingkungan seperti orang tua yang sedang merawat bayi. Bila tidur kurang dari tujuh jam setiap malam, ada rasa mengantuk atau lelah pada siang hari, mudah tidur dan/atau tidak merasa segar saat bangun, bisa jadi tanda kurang tidur dan jika perlu periksakan diri ke dokter.

5. Apakah aktivitas seperti olahraga memengaruhi tidur?

Aktivitas fisik dianggap sebagai cara efektif untuk meningkatkan kualitas tidur. Orang yang menjalani aktivitas fisik cenderung bisa tidur lebih nyenyak. Selama tidak mengganggu durasi tidur, Anda dapat berolahraga agar lebih mudah terlelap.

6. Apakah tidur siang penting?

Penting atau tidaknya tidur siang tergantung dari kualitas dan durasi tidur malam. Jika merasa mengantuk pada siang hari, langkah pertama adalah mencari tahu apakah tidur malam sudah cukup berkualitas. Tidur yang baik membuat segar dan bertenaga sepanjang hari sehingga tidak perlu tidur siang. Tetapi, jika tidur siang satu-satunya cara untuk mengatasi kurang tidur, Anda dapat melakukannya.

Berita Lainnya