Kenapa Kita Gampang Mengecap Orang Lain Bodoh? Ternyata Ada Penelitiannya

Kawula Muda, jangan dilakukan lagi, ya!

Ilustrasi kesalahan yang membuat banyak orang mengumpat 'bodoh' (UNSPLASH)
Fri, 27 Jan 2023


Kawula Muda, lo sering dengar enggak, sih? Kalau banyak orang yang mudah banget menjuluki atau mengecap orang lain bodoh? Tidak hanya itu, dalam kehidupan sehari-hari mungkin lo familiar dengan ungkapan 'bodoh banget sih' untuk apa pun, baik terhadap keadaan yang dianggap merugikan, baterai handphone yang cepat habis, atau bahkan mesin ATM yang tidak berfungsi.

Menanggapi fenomena tersebut, seorang profesor Sosiologi dari State University New York, Peter Kaufman, membuat sebuah studi mengapa banyak orang sangat mudah menjuluki orang lain bodoh.

Ilustrasi orang mengumpat (UNSPLASH)

Mengutip Everyday Sociology, definisi sederhana dari bodoh adalah tidak cerdas dan menunjukkan kurangnya kemampuan untuk belajar dan memahami berbagai hal. Berdasarkan definisi ini, kebodohan didefinisikan sebagai bertindak dengan cara yang tidak cerdas atau membuat keputusan yang tidak memiliki alasan atau kurang informasi, Kawula Muda.

Namun, yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa banyak orang dengan mudahnya merendahkan orang lain untuk hal-hal yang bersifat sederhana? Menurut Peter, tindakan menyebut perilaku orang lain sebagai bodoh adalah cara sederhana untuk melampiaskan rasa frustrasi dan mengungkapkan rasa tidak senang, Kawula Muda.

Mengecap Orang Bego, Respons Sosial yang Harus Dihindari

Lebih lanjut, Peter mengatakan bahwa tindakan mengecap orang adalah bodoh atau bego merupakan sebuah respons sosial yang sangat disayangkan. 

Meskipun banyak orang merasa lebih baik atau bahkan lebih unggul saat menyerang seperti itu, menurut ilmu Sosiologi, satu-satunya alasan bukan itu, loh. Rupanya, menyebut seseorang bodoh adalah upaya untuk memperkuat identitas sosial seseorang, Kawula Muda. 

Orang yang bertindak bodoh kerap mendapat sentimen dasar, “Kenapa lo tidak bisa bertingkah seperti kami?”

Ternyata, terdapat kepuasan merasa lebih baik terhadap seseorang yang dikatakan bodoh. Hal tersebut yang rupanya membuat banyak orang dengan mudah mengatakan bahwa orang lain bodoh, Kawula Muda. 

Tidak hanya itu, kata bodoh digunakan sebagai cara untuk mengungkapkan kekecewaan atas tindakan yang diambil dan untuk menunjukkan bahwa ini adalah perilaku yang tidak dapat diterima oleh kelompok yang diikuti oleh kalimat “Setop jadi bodoh!” atau “Lo malu-maluin kita, deh.”

Meski tampaknya semua orang pernah menyebut orang lain bodoh dan disebut bodoh , ucapan ini lebih dari sekadar merendahkan, loh.

Jadi, jika lo berada di antara orang yang menyebutkan atau menerima label bodoh, pikirkan tentang mengapa kata ini digunakan, ya! Jangan lupa pertimbangkan informasi yang cerdas dan masuk akal, yaitu tidak menggunakan kata bodoh dalam menjelaskan sesuatu ya, Kawula Muda

Berita Lainnya