Pemerintah Australia Basmi Kucing Liar karena Dianggap Hama

Katanya, kucing-kucing akan diberi bahan kimia beracun.

Pemerintah Australia akan membasmi kucing liar karena dianggap menjadi hama di negaranya (WELLBEING INTERNATIONAL)
Tue, 11 Jul 2023


Pemerintah Australia telah berencana untuk membasmi kucing liar dengan menggunakan racun. Hal tersebut dikarenakan kucing liar dianggap sebagai hama.

Mengutip dari Live Science, Selasa (11/07/2023), Australia ingin membunuh kucing liar lantaran telah menyebabkan banyak spesies hewan asli yang langka di Australia menuju kepunahan. Seperti burung, mamalia dan reptil yang terancam punah seperti yang dilaporkan oleh The New York Times (25/04/2019).

Umpan racun yang akan dibuat seperti sosis yang berasal dari daging kanguru dan dibumbui rempah-rempah lemak ayam dan mengandung satu bahan kimia mematikan yakni sodium fluoroacetate.

Menurut Times, senyawa ini memang mematikan untuk kucing dan hewan karnivora lainnya, namun tidak akan membahayakan spesies asli Australia yang sudah memiliki daya tahan terhadap racun.

Selain itu, umpan lainnya mengandung butiran senyawa beracun para-amino propiophenone, yang akan ditelan kucing dan hewan karnivora pendatang secara utuh sebagai makanan terakhir mereka sebelum mati.

Dikutip dari Kompas, pemerintah juga menggunakan Felixers grooming trap, seperti jebakan kucing yang akan menyemprot kucing dengan gel beracun.

Jebakan Felixers memiliki tenaga surya dan menggunakan laser serta kamera untuk mengetahui apakah hewan yang melintas adalah kucing liar atau bukan. Alat ini akan diletakkan di area yang biasanya dilewati kucing di pagar rumah.

Sebagai informasi, sebanyak 34 spesies mamalia yang hanya ditemukan di Australia telah punah akibat kehadiran kucing liar di Australia. Diperkirakan kucing liar di Australia membunuh sekitar 377 juta burung dan 649 reptil selama satu tahun.

Menurut Australian Wildlife Conservancy, pada 2018 peneliti menemukan bahwa kucing liar di Australia membunuh rata-rata sekitar 1 juta reptil dalam satu hari, Kawula Muda. Lalu, sekitar 316 juta burung dan 596 juta reptil juga terbunuh.

Pembasmian kucing liar ini ternyata sudah ditandatangani lebih dari 160.000 orang untuk pemerintah Australia membatalkan rencana tersebut yang diinisiasi sejak tahun 2015 lalu. 

Berita Lainnya