Studi Sebut Gen Z dan Millennial Beli Mobil tapi Tak Mampu Bayar Cicilan

Yok dipikir-pikir lagi kalo mau beli mobil, Kawula Muda!

Ilustrasi seorang anak muda yang tidak mampu membayar cicilan mobil (UNSPLASH/NIK SHULIAHIN)
Thu, 27 Apr 2023


Gen Z dan Milenial disebut telah menunggak 90 hari untuk membayar utang kredit mobil hingga 20 miliar Dolar AS (Rp 295,2 triliun). Hal ini berdasarkan data yang dilaporkan oleh studi perusahaan asuransi mobil Jerry pada 20 April 2023 lalu. 

Dari data tersebut, hal yang ditonjolkan adalah utang akibat penunggakan pembayaran cicilan mobil pada anak muda di Amerika Serikat. Para pengemudi, terutama gen Z dan millennial, kesulitan untuk menyelesaikan angsuran mobil dan tarif asuransi untuk kendaraan mereka. 

Ilustrasi perhitungan untuk membeli mobil dan rumah (FREEPIK)

 

Tunggakan pembayaran mobil tertinggi berada dari kelompok geografis umur 18 hingga 29 tahun (31%). Level penunggakan tersebut pun menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Kenaikan tunggakan utang juga terjadi pada mereka yang berusia 30 hingga 39 tahun (29%), Kawula Muda!

Sebelumnya, pembelian kendaraan besar-besaran sempat terjadi di masa pandemi. Data penjualan mobil menunjukkan laju tercepat di masa Covid-19 sejak tahun 2000. Kenaikan tersebut bahkan mencapai 31% (18-29 tahun) serta 29% (30-39 tahun). 

Untuk membayar angsuran mobil, empat dari 10 pengemudi gen Z menyatakan 15% pendapatan mereka diarahkan untuk membayar angsuran mobil. Sementara itu, dua dari 10 pengemudi mengalokasikan dana kredit mobil hingga 20% dan sekitar 2% responden mengalokasikan dana lebih dari 50% pendapatan untuk membayar angsuran mobil mereka. Di sisi lain, para responden Millennial menyebutkan jumlah serupa. 

Karena tingginya biaya kepemilikan mobil tersebut, 52% Gen Z menyebut juga telat membayar tunggakan utang bulanan lain hingga 30 hari. Utang tersebut meliputi biaya kartu kredit serta sewa.

Ditambah dengan utang lainnya selain mobil, penelitian tersebut menyebut total utang yang dimiliki orang di bawah 30 tahun meningkat 37% sejak pandemi. Total tersebut pun mencapai 1,27 triliun Dolar AS pada akhir 2022. 

Kawula Muda jangan ikut menunggak pembayaran ya.

Berita Lainnya