Varian Baru Covid-19 Jauh Lebih Menular, Lebih dari 40 Negara Melarang Kedatangan dari Inggris

Hai Kawula Muda, berkaca dari Inggris, Covid-19 masih nyata ada!

Penunjuk arah British Exit (BREXIT) Airport. (FREEPIK)
Tue, 22 Dec 2020

Lebih dari 40 negara telah melarang kedatangan dari Inggris karena khawatir akan penyebaran varian baru virus corona yang baru-baru ini ditemukan di negara itu.

Melansir BBC, Senin (21/12/2020), penerbangan dari Inggris telah ditangguhkan ke negara-negara di seluruh dunia termasuk Spanyol, India, dan Hong Kong.

Pada Minggu malam, Prancis menutup perbatasannya dengan Inggris selama 48 jam, yang berarti tidak ada truk atau kapal feri yang dapat berangkat dari Pelabuhan Dover.

Pemerintah Prancis mengatakan, akan menetapkan protokol untuk memastikan pergerakan dari Inggris dapat dilanjutkan.

Selain itu, para pejabat negara-negara anggota Uni Eropa saat ini bertemu di Brussel untuk membahas koordinasi yang menyarankan persyaratan untuk tes diberlakukan pada semua orang yang datang dari Inggris.  

PM Inggris Boris Johnson rapat darurat

Negara lain yang memberlakukan larangan kedatangan Inggris antara lain Belgia, Kanada, Jerman, Irlandia, Italia, Portugal, Rumania, Rusia, dan Swiss. Beberapa larangan sudah berlaku, sementara beberapa lainnya akan dimulai pada Selasa (22/12/2020).

Petunjuk kedatangan di bandar udara. (FREEPIK)

 

Layanan Eurotunnel ke Prancis juga ditangguhkan dan kereta Eurostar ke Belgia tidak beroperasi.

Namun, juru bicara Eurotunnel, Kohn Keefe, berharap perjalanan dari Inggris bisa dibuka lagi pada Rabu atau Kamis ini.

Atas kondisi yang tengah menjadi headline banyak media massa dunia ini, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dikabarkan berencana memimpin rapat komite darurat pemerintah dan akan menggelar konferensi pers di Downing Street.

Kasus Covid-19 di Inggris naik 35.928 pada Minggu (20/12/2020), hampir dua kali lipat jumlah yang tercatat tujuh hari sebelumnya.

Diumumkan juga bahwa 326 orang meninggal dalam 28 hari setelah dinyatakan positif, sehingga total kasus kematian menjadi 67.401.

Varian baru jauh lebih menular 

Menteri Kesehatan Matt Hancock memperingatkan bahwa varian baru dari Covid-19 itu memiliki kemungkinan lebih menular hingga 70 persen, dan saat ini dinyatakan telah lepas kendali.

Varian baru menyebar dengan sangat cepat di London dan tenggara Inggris, tetapi pejabat kesehatan mengatakan tidak ada bukti bahwa itu lebih mematikan atau akan bereaksi berbeda terhadap vaksin.

Pemimpin Partai Buruh Sir Keir Starmer menggambarkan situasi saat ini di Inggris sebagai “benar-benar darurat”.

“Berita selama 24 jam terakhir sangat mengganggu. Jumlah kasus virus corona hampir dua kali lipat dalam seminggu terakhir,” kata Sir Keir Starmer.

“Kita tidak bisa lagi memiliki harapan yang terlalu menjanjikan dan palsu, pesan yang membingungkan dan pengambilan keputusan yang lambat. Kita membutuhkan kepemimpinan yang kuat, jelas, dan tegas,” ujar Sir Keir menambahkan

So please, Covid-19 masih belum berakhir, jangan remehkan dan terus taati protokol kesehatan ya!

Stay Strong, UK!

Berita Lainnya