Suporter Indonesia Marah di Akun Instagram AFF karena Aturan Head to Head, Begini Penjelasannya

Akun Instagram @aff.presse dibanjiri hujatan netizen Indonesia, hingga mencapai 50 ribu komentar

Ilustrasi beranda pada aplikasi Instagram. (CNET)
Tue, 12 Jul 2022


Kegagalan Timnas Indonesia untuk menembus babak semifinal Piala AFF U-19 masih menyisakan dugaan pengaturan skor.

Bagaimana tidak, Timnas Indonesia yang sepanjang penyisihan grup menjadi tim dengan catatan gol terbanyak harus tersingkir lantaran kalah head to head dengan Thailand dan Vietnam.

Selain itu, di pertandingan terakhir Grup A, Timnas Indonesia bahkan menang telak atas Myanmar dengan skor 5-1. Sementara itu, di pertandingan lain, Vietnam melawan Thailand hanya berakhir imbang 1-1.

Pada pertandingan Vietnam dan Thailand banyak yang menduga jika terdapat main mata antara kedua negara tersebut. Sepanjang sisa waktu pasca hasil imbang 1-1, Thailand dan Vietnam terlihat enggan memberikan serangan yang berarti, hingga memaksa pertandingan berakhir dengan skor 1-1, yang kemudian menjadikan Thailand dan Vietnam lolos ke babak selanjutnya.

Hasil tersebut jelas memantik emosi banyak suporter Indonesia. Akun official Instagram milik Asosiasi Federasi Sepakbola se-Asia Tenggara, @aff.presse diserang netizen Indonesia yang dikenal cukup militan.

Hingga tulisan ini dibuat, komentar di foto yang menampilkan skor akhir pertandingan Vietnam melawan Thailand itu, sudah mencapai angka 50.299 komentar.

Screenshoot Instagram @aff.presse (Instagram/aff.presse

Head to head sendiri merupakan suatu regulasi dalam sepakbola, yang mana aturan tersebut digunakan untuk menentukan pemenang dari hasil yang sama (tiebreaker). Aturan ini ditentukan dari hasil pertandingan antara dua tim atau lebih yang memiliki nilai sama.

Jika kasusnya ada lebih dari dua tim yang memiliki nilai yang sama, maka perlu membuat klasemen mini, yang kemudian menghitung hasil pertandingan antar tim tersebut.

Sementara itu, aturan head to head digunakan saat Piala Dunia 1970, sebelum akhirnya FIFA beralih regulasi, dan memilih regulasi penghitungan selisih gol.

Memang hingga saat ini masih banyak kompetisi Eropa yang masih menggunakan aturan head to head. Akan tetapi regulasi head to head di kompetisi Eropa saat ini menjadi opsi terakhir setelah aturan poin, selisih gol, dan total gol yang dicetak.

Sedangkan, pada Piala AFF level U-19,  penyelenggara kerap kali mengubah regulasi. Sejak 2015-2019, aturan head to head tak dipakai. Baru pada edisi Piala AFF U-19 2022 head to head kembali diterapkan.

Berita Lainnya