Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Mar 01 2021

    Daniel Kaluuya Jadi Pria Kulit Hitam Ke-5 yang Menang Kategori Aktor Pendukung di Golden Globe

    Kawula Muda, pengemar Denil Kaluuya angkat tangan dong...

    Aktor Amerika Serikat, Daniel Kaluuya. (TWITTER/GOLDEN GLOBES AWARDS)

    Daniel Kaluuya menjadi aktor berkulit hitam kelima yang memenangi Golden Globe Awards dalam kategori aktor pendukung.

    Aktor berusia 32 tahun itu dinobatkan sebagai pemenang Best Performance by an Actor in a Supporting Role in Any Motion Picture, dalam puncak acara Golden Globe ke-78 yang disiarkan pada Minggu (28/02/2021) malam waktu setempat atau Senin pagi WIB.

    Dalam kategori tersebut, Daniel mengalahkan empat aktor lain yaitu Sacha Baron Cohen, Jared Leto, Bill Murray, dan Leslie Odom Jr.

    Kemenangan tersebut berkat perannya sebagai Fred Hampton dalam film drama biografi HBO Max berjudul Judas and The Black Messiah. Drama ini diproduseri oleh Ryan Coogler, yang sebelumnya memproduseri film Black Panther dan disutradarai oleh Shaka King.

    Diangkat dari kisah nyata, Judas and The Black Mesiah mengisahkan tentang peristiwa pembunuhan ketua Black Panther Party bernama Fred Hampton dan keterlibatan informan FBI bernama William O’Neal yang diperankan oleh LaKeith Stanfield.

    “Saya telah memberikan segalanya. Dan saya tidak bisa memberikannya kepada orang yang lebih mulia, selain ketua Fred Hampton. Saya berharap generasi setelah ini dapat melihat betapa cerdasnya dia berpikir, betapa cerdasnya dia berbicara, dan betapa cerdasnya dia dicintai,” kata Daniel dalam pidato kemenangannya.

    Sebelum Daniel, pria berkulit hitam yang pernah memenangi kategori aktor pendukung di Golden Globe Awards adalah Louis Gossett Jr dalam film An Officer and a Gentleman (1982), Denzel Washington dalam Glory (1989), Eddie Murphy dalam Dreamgirls (2006), dan Mahershala Ali dalam Green Book (2018).

    Menangnya aktor bekulit hitam dalam Golden Globe Awards tahun ini menjadi salah satu poin penting yang perlu disoroti, setelah sebuah organisasi bernama Time’s Up mengecam Golden Globe karena tidak memiliki satu pun member berkulit hitam.

    Hal itu berpengaruh terhadap kurangnya hasil voting untuk aktor dan tokoh dunia hiburan berkulit hitam.

    Editor Team

    COMMENT