Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Nov 29 2021

    Desainer Ikonik Pendiri Off-White Meninggal Dunia, Begini Perjalanan Karier Virgil Abloh

    Kawula Muda, siapa nih yang punya koleksi Off-White?

    Virgil Abloh. (INSTAGRAM/VIRGILABLOH)

    Kawula Muda, desainer ikonik Off-White serta direktur artistik dari Louis Vuitton, Virgil Abloh dinyatakan meninggal pada 28 November 2021.

    Selama lebih dari dua tahun, pria yang berusia 41 tahun itu berjuang melawan kanker agresif yang langka pada jantung, yaitu Cardiac Angiosarcoma.

    Hal itu disampaikan melalui laman Instagram-nya @virgilabloh Senin (29/11/2021) WIB.

    "Dia memilih untuk menanggung pertempurannya secara tertutup sejak diagnosisnya pada tahun 2019, menjalani berbagai perawatan yang menantang, sambil memimpin beberapa institusi penting yang mencakup mode, seni, dan budaya," kutip keterangan dalam unggahan itu.

    Melansir kumparan, Abloh dikenal menjadi orang pertama Afrika-Amerika yang menjadi direktur artistik Louis Vuitton serta memimpin lini busana pria.

    Virgil AblohVirgil Abloh. (INSTAGRAM/VIRGILABLOH)

     

    Adapun perjalanan Abloh hingga akhir hayatnya tidak diperoleh dengan mudah. Pria kelahiran 1980 itu rupanya merupakan lulusan Teknik Sipil di Univeresity of Wisconsin-Madison. 

    Setelah itu, ia mengejar gelar master dalam bidang Arsitektur di Institut Teknologi Illinois. Ia pun bertemu dengan Kanye West untuk pertama kali dan menghasilkan kolaborator utamanya.

    Pada 2011, ia pun kemudian ditunjuk sebagai direktur artistik perusahaannya, Donda, dan beberapa sampul album West seperti Yeezus, My Beautiful Dark Twisted Fantasy, dan Watch the Throne. 

    Sementara itu, sampul lagu karya Abloh yaitu Wzrd dari Kid Cudi, LONG. LIVE. A$AP milik A$AP Rocky, Luv Is Rage 2 karya Lil Uzi Vert, Based on a T.R.U. Story dari 2 Chainz dan beberapa lagu lainnya.

    Tahun 2012 lalu, Abloh mulai mendirikan lini Off-White hingga akhirnya dirinya dikenal oleh rumah mode Prancis, Louis Vuitton.

    "Melalui itu semua, etos kerjanya, rasa ingin tahu yang tak terbatas, dan optimismenya tidak pernah goyah. Virgil didorong oleh dedikasinya pada keahliannya dan misinya untuk membuka pintu bagi orang lain dan menciptakan jalur untuk kesetaraan yang lebih besar dalam seni dan desain. Dia sering berkata, 'Semua yang saya lakukan adalah untuk versi saya yang berusia 17 tahun,' sangat percaya pada kekuatan seni untuk menginspirasi generasi mendatang," tutup unggahannya pada akun Abloh.

    Rest in Peace, Virgil Abloh.

    Editor Team

    COMMENT