Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Oct 13 2021

    Film “Penyalin Cahaya” Rilis Trailer, Kisah Suryani Mencari Keadilan

    Dari trailernya saja sudah keren banget loh, Kawula Muda!

    Film Penyalin Cahaya. (INSTAGRAM/PENYALINCAHAYA)

    Film Penyalin Cahaya telah merilis trailer resmi mereka pada Kamis, 7 Oktober 2021. 

    Film ini mengisahkan tentang Suryani yang diperankan oleh Shenina Cinnamon, ia diajak oleh temannya untuk menghadiri pesta kemenangan kelompok teater yang ia naungi di kampus. Di pesta itu, Suryani meminum minuman keras sampai membuatnya mabuk parah hingga ia tidak bisa mengingat apa yang terjadi setelahnya. 

    Keesokan harinya, Suryani atau yang akrab dipanggil Sur itu kaget ketika swafoto miliknya yang diambil saat ia mabuk tersebar di media sosial. Karena hal tersebut, beasiswa Sur dicabut dengan alasan tidak berkelakuan baik. 

    Sur ingin mencari orang yang telah menyebar luaskan swafoto tersebut. Ia kemudian meminta bantuan sahabatnya sejak kecil yang bernama Amin (Chicco Kurniawan). Amin bekerja sebagai tukang fotokopi di kampusnya. 

    Meskipun mendapat bantun dari Amin dan teman-teman teaternya, perjalanan Sur untuk mencari dalang dari peristiwa tersebut bukanlah hal mudah. 

    Dalam trailer tersebut juga menampilkan Adipati Dolken, Yayan Ruhian, serta Donny Damara. 

    Lewat trailernya, tergambarkan dengan sukses topik utama film yakni kekerasan dan pelecehan seksual. Sutradara film Penyalin Cahaya, Wregas Bhanuteja, mendedikasikan film tersebut sebagai media bagi masyarakat agar dapat menyuarakan isu kekerasan seksual yang selama ini seringkali ditutup-tutupi oleh masyarakat Indonesia. 

    Produser film, Adi Ekatana, mengatakan bahwa perjuangan Sur demi mengungkapkan kebenaran adalah gambaran kepada penontonnya untuk selalu berpihak kepada korban dan agar lebih berani bersuara tentang pentingnya melawan kekerasan dan pelecehan seksual.

    Film Penyalin Cahaya telah melangsungkan World Premiere di Busan International Film Festival (BIFF) dengan judul Photocopier.

    Film ini masuk kompetisi utama New Currents, bersaing dengan 10 film dari sembilan negara lainnya untuk memperebutkan empat penghargaan, yakni New Currents Award, New Currents Audience Awards, NETPAC Awards, dan FIPRESCI Awards. 

    Editor Team

    COMMENT