Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 30 2021

    Ed Sheeran Rekam Ulang “Everything Has Changed” untuk Album “Red (Taylor’s Version)”

    Kawula Muda, jadi bikin gak sabar pengin lihat hasilnya yah.

    Ed Sheeran, musisi asal Inggris. (WARNER MUSIC INDONESIA)

    Setelah comeback lewat single Bad Habits dan kabar soal kerjasamanya dengan BTS baru-baru ini, Ed Sheeran kembali memberikan kabar gembira bagi para penggemarnya.

    Musisi asal Inggris itu mengonfirmasi bahwa dia telah merekam ulang lagu kolaborasinya bersama Taylor Swift yang berjudul Everything Has Changed. Ed dan Taylor pertama kali merilis lagu ini pada 2012 sebagai bagian dari album studio keempat Taylor Swift, “Red”.

    Rekaman ulang Everything Has Changed akan menjadi bagian dari album “Red” versi baru (Taylor’s Version) yang rencananya akan dirilis pada November 2021.

    Dalam wawancaranya di acara radio The Official Big Top 40 baru-baru ini, Ed Sheeran awalnya ditanya apakah dia punya rencana untuk ikut menggarap versi baru lagu Everything Has Changed.

    “Aku sudah merekamnya,” jawab Ed Sheeran mengonfirmasi keterlibatannya dalam rekaman ulang lagu tersebut, sebelum membocorkan bahwa Taylor akan memberikan beberapa kejutan di album rekaman ulang terbarunya.

    “Taylor punya beberapa kejutan untuk kalian,” kata penyanyi berusia 30 tahun itu menambahkan.

    “Red (Taylor’s Version)” akan menjadi album rekaman ulang kedua yang dirilis Taylor, menyusul album “Fearless (Taylor’s Version)” yang keluar pada April 2021.

    Beberapa waktu lalu, Taylor mengumumkan bahwa album “Red (Taylor’s Version)” akan memuat 30 lagu yang seharusnya ikut dimasukkan ke album “Red” versi lawas.

    Penyanyi berusia 31 tahun itu juga membocorkan bahwa album “Red” versi baru akan menampilkan lagu All Too Well berdurasi 10 menit.

    “Dari segi musik dan lirik, ‘Red’ menyerupai orang yang patah hati. Ada di mana-mana, mosaik yang retak dari perasaan yang entah bagaimana semuanya menjadi cocok pada akhirnya. Bahagia, bebas, bingung, kesepian, hancur, euforia, liar, dan tersiksa oleh kenangan masa lalu,” kata Taylor menjelaskan album “Red” versi rekaman ulangnya.

    “Seperti mencoba bagian baru dalam kehidupan, aku pergi ke studio dan bereksperimen dengan suara dan kolaborator yang berbeda-beda,” ujar dia melanjutkan.


    Album “Red (Taylor’s Version)” dan “Fearless (Taylor’s Version)” merupakan dua dari enam album rekaman ulang Taylor.

    Tahun lalu, Swift mengumumkan rencananya untuk merekam ulang lagu-lagu dari enam album pertamanya sebagai upaya untuk mengambil kendali atas musiknya, setelah Scooter Braun dan perusahaan induk medianya, Ithaca Holdings LLC, mengakuisisi label lama Taylor, Big Machine, Label Group, pada Juni 2019.

    Editor Team

    COMMENT