Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jul 02 2021

    Pamungkas Rilis Lagu Legendaris Dewa 19, 'Pupus' dan 'Risalah Hati'

    Kawula Muda, damagenya gede nih dinyanyiin Mas Pam

    Cover mini album terbaru Pamungkas. (Dok. MASPAM Records)

    Pamungkas baru saja merilis lagu legendaris Dewa 19 dalam sebuah mini album berjudul "Pupus / Risalah Hati" pada Rabu (30/6/2021). 

    Pada cover albumnya, Pamungkas mendesain artwork mini albumnya dengan memasukkan elemen-elemen penting dan ikonik yaitu 5 bintang, sayap, dan juga mata, seperti artwork album Dewa 19 "Bintang Lima" dan "Cintailah CInta".

    Album tersebut berisi cover lagu "Pupus" dan "Risalah Hati" dengan karakter vokal Pamungkas, serta sentuhan musik modern tambahan tanpa menghilangkan esensi dari lagu aslinya itu sendiri.

    Menariknya, terdapat backing vocal dalam lagu yang dibuat pria yang akrab disapa Mas Pam ini. Yup, suara perempuan itu adalah salah satu penyiar dari Prambors, Paquita Genuschka.

    Pasalnya, Genus merekam backing vocal di kamarnya malam-malam, saat hari pertama dirinya dinyatakan Covid-19 bulan lalu.

    "Ga nyangka ternyata ada bakat di bidang leadership. Halo mas Ahmad Dhani, saya ngefans berat rat ratt. Saya belain nyanyi di kamar malem-malem di hari pertama saya positif lho bulan lalu hehehehe. Notice me Senpai!" tulis Genus di akun Instagramnya.

    Kolaborasi Pamungkas dan Dewa 19 ini diketahui berawal dari sebuah konser virtual bertajuk "A Virtual Music Celebration" pada Sabtu (26/6/2021) lalu. 

    Keduanya akhirnya sepakat untuk merilis lagu-lagu dari masing-masing label rekamannya. Pamungkas merilis "Pupus" dan "Risalah Hati" melalui labelnya sendiri, MASPAM Records. Sedangkan, Dewa 19 merilis "To the Bone" dan "Kenangan Manis".

    Tak hanya itu, keduanya juga berkolaborasi dengan lagu hits Dewa 19 tahun 1995 berjudul "Cintakan Membawamu Kembali".

    Lengkap dengan synth dan solo gitar ditambah dengan vokal berkarakter kuat dari Pamungkas ini diharapkan dapat mewujudkan tujuan proyek tersebut dilakukan.

    Menurut Boss Creator dan Detik, proyek ini dilakukan untuk menjembatani beberapa generasi musik di Indonesia, antara seniman dari era dan suara yang berbeda.

    Editor Team

    COMMENT