Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Apr 10 2021

    Taylor Swift Rilis “Fearless (Taylor’s Version)”, Swifties Mulai Singkirkan “Fearless” Versi Asli

    Kawula Muda, dengarkan sekaligus bernostalgia yuk.

    Penyanyi Amerika Serikat, Taylor Swift. (INSTAGRAM/TAYLOR SWIFT)

    Taylor Swift telah merilis album “Fearless” versi rekaman ulang yang diberi judul “Fearless (Taylor’s Version” pada Jumat (09/04/2021).

    Terdapat 26 lagu dalam album tersebut ditambah satu lagu bonus yang terdapat dalam deluxe edition. Dari semua lagu tersebut, enam di antaranya merupakan lagu From the Vault yang berasal dari arsip lawas Taylor dan belum pernah dirilis sebelumnya.

    Enam lagu tersebut ia tulis saat masih berusia 16-18 tahun (sekitar 2005-2007), yaitu You All Over Me (feat Maren Morris), Mr. Perfectly Fine, We Were Happy, That’s When (feat Keith Urban), Don’t You, dan Bye Bye Baby.

    Bersamaan dengan itu, Taylor Swift juga membagikan video lirik untuk semua lagu dari album tersebut melalui kanal YouTube-nya.

    “Fearless (Taylor’s Version)” menandai album rekaman ulang pertama yang dirilis Taylor sejak mengumumkan rencana perekaman ulang.

    Taylor pertama kali menginformasikan akan merekam ulang enam album pertamanya pada 2019, setelah perselisihannya dengan Scott Borchetta dan Scooter Braun soal hak milik master katalog dari keenam album pertamanya.

    Keenam album tersebut merupakan album-album yang dirilis Taylor melalui label Big Machine, yaitu “Taylor Swift” (2006), “Fearless” (2008), “Speak Now” (2010), “Red” (2012), “1989” (2014), dan “Reputation” 2017.


    Taylor Swift merekam ulang album-labum tersebut sebagai upaya untuk mengambil alih hak milik atas karya-karya musiknya.

    Demi mendukung kesuksesan album “Fearless (Taylor’s Version)”, para Swifties pun berusaha mencari cara untuk menyingkirkan album “Fearless” versi asli (Big Machine).

    Salah satu di antara mereka bahkan membagikan tutorial untuk menyembunyikan album versi Big Machine di Spotify, agar album tersebut tidak muncul di ‘suggested music’.

    Dengan demikian, mereka dapat menghindari streaming untuk album tersebut dan hanya mendengarkan lagu-lagu itu lewat album versi Taylor.

    Adapula penggemar lain yang menerapkan cara lain dengan membuat playlist yang berisi lagu-lagu yang menjadi hak milik Taylor, lalu menonaktifkan pengaturan Spotify yang mengizinkan aplikasi untuk memutar lagu-lagu dari ‘suggested music’.

    “Aku baru saja membuat playlistku sendiri dan menambahkan lagu-lagu yang Taylor miliki. Dan aku tidak mengizinkannya memutar 'suggested music’ saat melengkapi playlist. Kalian bisa menonaktifkannya. Dan dengan menekan tombol ‘repeat all’ di playlist, maka aplikasi akan terus memutar lagu-lagu yang hanya ada di playlist secara berulang-ulang,” tulis penggemar tersebut.

    Editor Team

    COMMENT