Alasan Deddy Corbuzier Dapat Pangkat Letkol Tituler, Pantaskah?

Kira-kira doi bakal ngundang siapa lagi ya di podcastnya...

Deddy Corbuzier resmi dapat pangkat militer Letnan Kolonel Tituler dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (INSTAGRAM/MASTERCORBUZIER)
Mon, 12 Dec 2022


Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memberikan pangkat militer Letnan Kolonel Tituler kepada selebriti Deddy Corbuzier. Hal itu pun turut diumumkan oleh akun Instagram resmi Deddy. 

“Ini juga artinya mengawali perjalanan baru bagi saya tuk mengemban tugas dan tanggung jawab pada NKRI secara bersih dan tidak memihak kecuali pada Pancasila. Mudah-mudahan dengan hadirnya saya di keluarga besar TNI bisa lebih memberikan warna baru dan gagasan gagasan tuk Rakyat, Bangsa dan Negara,” tulis Deddy pada unggahannya. 


Hal tersebut pun dibenarkan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Hamim Tohari. Hamin menjelaskan bahwa kewenangan pemberian pangkat tersebut didasarkan oleh permintaan Kementerian Pertahanan. 

Juru Bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan pemberian pangkat tersebut merujuk pada kemampuan komunikasi Deddy di media sosial. Deddy disebut dapat membantu TNI untuk menyebarkan pesan-pesan kebangsaan ke masyarakat luas. 

“Kemampuan, dan ‘performance’ Deddy Corbuzier (DC) tersebut akan membantu TNI untuk menyebarkan pesan-pesan kebangsaan dan sosialisasi tugas-tugas TNI dalam rangka menjaga pertahanan RI,” kata Dahnil Anzar saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (10/12/2022) mengutip Tempo. 

Sebelum mendapat jabatan tersebut, sebenarnya Deddy telah mengemban tugas sebagai Duta Komponen Cadangan (Komcad) TNI sejak Oktober 2021. Pangkat tersebut pun juga diberikan oleh Prabowo. 

Sebagai informasi, Komponen Cadangan adalah program sukarela atau tidak wajib yang diamanatkan oleh UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN). 

Apa Itu Pangkat Letnan Kolonel Tituler?

Deddy Corbuzier mulai membantu TNI untuk menyebarkan pesan-pesan kebangsaan ke masyarakat luas (INSTAGRAM/MASTERCORBUZIER)

 

Aturan mengenai Pangkat Letnan Kolonel (Letkol) Tituler diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2010 tentang Administrasi Prajurit TNI. Pada aturan tersebut, dijelaskan pangkat tituler merupakan salah satu pangkat TNI khusus dan dapat diberikan kepada warga negara.

Pangkat tersebut pun diberikan kepada masyarakat sipil yang ‘diperlukan’ dan ‘bersedia’ untuk menjalankan tugas jabatan di lingkungan TNI. Sementara itu, pengangkatan masyarakat sipil untuk mendapat pangkat militer biasanya dilakukan sesuai kebutuhan. 

Misalnya saja, ketika dibutuhkan perwira rohani untuk bertugas di medan operasi militer. Maka, pihak militer boleh mengajukan perekrutan rohaniawan untuk bertugas sebagai pangkat tituler. 

Contoh lain yakni ketika terjadi suatu kejahatan militer dan harus diadili di medan perang. Namun, pada lokasi tersebut, tidak ada hakim dan jaksa yang dapat mengadili. Maka, pihak militer baru dapat menunjuk masyarakat sipil sebagai hakim militer, oditur militer, dan pembela militer dengan pangkat tituler.

Kemudian, perlu dipahami bahwa pangkat tersebut hanyalah bersifat sementara. Dengan begitu, ketika misi telah selesai dilaksanakan, maka pangkat tersebut dapat dicabut. 

Lebih lanjut, dengan pemberian pangkat tersebut, terdapat beberapa hak yang akan diterima oleh Deddy. Misalnya saja gaji, tunjangan jabatan (15 persen dari gaji), tunjangan keluarga, hingga pelat nomor TNI. 

Namun, ia kini kehilangan hak pemilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) karena gelar yang disandangnya. Hal itu dikarenakan anggota ASN, TNI, dan Polri merupakan pihak netral sehingga dilarang mengikuti seluruh kegiatan politik praktis. 

Ditantang Banyak Pihak

Deddy Corbuzier dan Prabowo Subianto (INSTAGRAM/MASTERCORBUZIER)

 

Terkait penunjukan pangkat Letnan Kolonel Tituler tersebut, banyak pihak yang mempertanyakan urgensi alasannya. Salah satunya pakar militer Connie Rahakundini Bakrie. 

"Sekarang yang perlu dipertanyakan pada pangkat Letkol Deddy Corbuzier itu dalam konteks apa? Atas urgensi apa diberikan pangkat tersebut?" kata Connie saat dihubungi, Minggu (11/12/2022) mengutip Tempo. Menurutnya, banyak Letkol lain dengan kualifikasi komando yang juga layak mendapat pangkat tersebut. 

Berita Lainnya