Influencer di Dubai Diamankan usai Buat Konten Pamer Beli Mobil Mewah

Makanya, enggak usah aneh deh kalo bikin konten

Influencer Dubai ditangkap setelah membuat konten foya-foya beli mobil (ITP LIVE)
Fri, 28 Jul 2023

Seorang influencer bernama Hamdan Al Rind ditangkap oleh polisi Dubai setelah membuat konten berfoya-foya membeli mobil mewah. Pasalnya, dia juga menyindir gaya hidup warga kota tersebut.

Hamdan Al Rind yang memiliki akun YouTube bernama Car Expert mengunggah dirinya membeli mobil mewah dan melemparkan segepok uang tunai kepada pegawai dealer.

Dirinya juga menanyakan mobil yang termahal di showroom kemudian menunjukkan Ferari SF90 seharga 600.000 dolar AS atau seharga Rp 9 miliar.

Influencer Dubai ditangkap setelah membuat konten foya-foya beli mobil (TIKTOK/car.express)

 

Seperti yang dikutip dari New York Post, Jumat (28/07/2023), Dubai lebih toleran daripada sebagian Timur Tengah tetapi ada larangan sindiran pada otoritas atau menghina negara Uni Emirat Arab (UEA).

Masalah yang terdapat dalam video adalah, dia mengenakan kandura (Thawb) atau gamis jubah putih panjang yang biasa dikenakan pria Arab serta kacamata hitam dan masker wajah.

Hamdan Al Rind berbicara dalam bahasa Inggris dengan aksen Arab kental, dia mengucapkan sepotong-potong kalimat dengan pegawai dealer, sedangkan asistennya menandu tumpukan uang tunai.

Atas aksinya tersebut, Lembaga Penuntutan Federal mengamankan Hamdan Al Rind karena menyalahgunakan internet dengan mengunggah propaganda yang memicu opini masyarakat dan merugikan kepentingan pulik.

Belum diketahui kapan Hamdan Al Rind ditangkap atau hukuman apa yang mengancamnya nanti atas ulahnya pamer kekayaan dengan pakaian budaya Arab.

Ahmed Mansour selaku pemilik Luxury Super Car Rentals Dubai, tempat Hamdan Al Rind merekam videonya, mengira pria itu adalah warga negara UEA.

"Dia masuk, dia ingin merekam video, saya bilang 'ya'. Jika itu tidak terjadi di showroom saya, mungkin akan terjadi di tempat lain," katanya.

"Beberapa orang menganggapnya menyinggung, beberapa orang menganggapnya lucu, setiap orang memiliki pendapatnya masing-masing."

"Saya pikir dia mengerti hukum," tambahnya.

Penuntutan Federal untuk Memerangi Rumor dan Kejahatan Elektronik telah memerintahkan penahanan pra-sidang.

Jaksa Penuntut Umum juga telah memanggil Mansour, pemilik showroom yang muncul dalam video.

Berita Lainnya