Kronologi Bayi 3 Tahun Positif Narkoba usai Minum Air dari Tetangga, Dikira Kesurupan

Sampai di opname di rumah sakit, Kawula Muda :(

Seorang balita berusia 3 tahun positif narkoba setelah meminum air dari tetangganya (UNSPLASH)
Mon, 12 Jun 2023


Seorang bayi berusia 3 tahun di Samarinda mendapatkan kisah yang menyedihkan yakni dinyatakan positif narkoba setelah meminum air mineral yang mengandung sabu dari tetangganya.

Bayi berinisial N menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena meminum air mineral yang ternyata mengandung narkoba. sehingga, balita tersebut sampai tidak tidur tiga hari dan sempat dikira mengalami kesurupan, Kawula Muda.

Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kalimantan Timur, Rina Zainun, mengatakan kejadian tersebut bermula saat N dan ibunya berkunjung ke rumah tetangga untuk mencabutkan uban di rambut.

Seorang balita berusia 3 tahun postif narkoba setelah meminum air dari tetangganya (UNSPLASH)

Mengutip dari Kompas, Senin (12/06/2023), bayi Rina tersebut tiba-tiba meminta minum air kepada ibunya.

"Nah, akhirnya ngomonglah dengan tetangganya yang punya rumah untuk minta minum," kata Rina.

Ternyata, diketahui bahwa botol air minum tersebut sempat digunakan sebagai alat pengisap sabu alias bong.

"Pelaku mengambil air mineral yang ada dalam botol yang terletak di bawah meja yang ternyata air bekas bong saat menggunakan narkoba jenis sabu," kata Kapolresta Samarinda, Kombes Ary Fadli.

Sedangkan saat itu tetangganya itu menjawab jika air yang diberikan tersebut merupakan air yang dibawanya dari warung.

Bayi N Bertingkah Aneh Dikira Kesurupan

Setelah meminum air tersebut, tingkah N terlihat aneh di mata Rina. Pasalnya, anaknya belum tidur sampai hingga 10 malam, dari biasanya sudah tidur 7 jam malam. Namun, setelah itu dia terjaga sampai waktu Subuh.

"Anak tersebut malah berbicara sendiri ngoceh sendiri, mungut-mungutin sampah di ambal (karpet anyaman) merobek tisu, tidak mau minum, tidak mau makan," tambah Rina.

Ibu N kemudian bercerita lewat akun Facebook miliknya tentang kondisi anaknya. TRC PPA Kaltim pun juga langsung menemui orang tua balita N.

Rina akhirnya membawa anaknya ke Rumah Sakit Atma Hisada Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur untuk menjalankan pemeriksaan.

Setelah berkonsultasi dengan dokter, TRC PPA membawa N ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda untuk menjalani opname dan dirawat secara intensif.

Polresta Samarinda saat ini telah memeriksa dua saksi, ibu korban dan pemberi minuman. Ditres Narkoba Polres Samarinda pun melakukan penjemputan terhadap dua orang yang terduga pelaku untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Karena akibat dari kesengajaan memberikan air minum tersebut mengakibatkan ada balita yang menjadi korban dan mengalami gangguan kesehatan secara psikis dan fisik," ucap Rina.

Berita Lainnya