Ma'ruf Amin: Jangan Tunda Nikah, Tahun 2050 Usia Muda Sedikit

Katanya, di tahun 2050 nanti umur penduduk Indonesia lebih banyak yang tua.

Wakil Presiden Indonesia, Ma'ruf Amin ucap jangan tunda menikah karena tahun 2045 usia muda akan sedikit (KOMPAS)
Tue, 16 May 2023


Wakil Presiden Ma'ruf Amin menganjurkan generasi muda tak menunda menikah agar pertumbuhan penduduk usia produktif meningkat di tahun 2050, nih Kawula Muda.

Pasalnya, perkiraan pertumbuhan penduduk usia muda produktif di Indonesia makin mengecil ketimbang penduduk usia tua di masa mendatang.

"Yang menarik, jumlah usia muda itu mengecil di 2050, yang tua-tua makin banyak. Jadi anjurannya itu dilakukan keseimbangan, jangan menunda nikahnya," kata Ma'ruf Amin dalam Musrenbangnas RKP 2024 di kanal YouTube Wapres, mengutip dari Kompas, Selasa (16/05/2023).

"Kalau tidak, nanti diprediksinya banyak yang tua (pada 2050) dan yang muda, yang produktif itu rendah," lanjutnya.

Wakil Presiden Indonesia, Ma'ruf Amin ucap jangan tunda menikah karena tahun 2045 usia muda akan sedikit (KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA)

Ma'ruf mengatakan, jika dilakukan penyesuaian dalam program keluarga berencana (KB) salah satunya, maka jumlah penduduk Indonesia bisa saja ketinggalan dengan Negara Nigeria, Kawula Muda.

"Kalau tadi itu prediksinya kita bisa kalah nanti dari Nigeria dan Pakistan pertumbuhannya nanti," ungkapnya.

Dia melanjutkan, program keluarga berencana nantinya dapat disesuaikan dengan perencanaan yang baru. Selain itu, dia juga berharap pertumbuhan penduduk usia produktif dan usia tua di Indonesia bisa tetap proporsional.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa dalam pidatonya mengatakan perubahan struktur penduduk dunia kini sedang mengalami perubahan yang sangat cepat. Ia mencontohkan pada 2023 India akan menjadi negara dengan penduduk terbanyak menggantikan China.

Dalam laman CNN Indonesia, menurutnya, posisi pertumbuhan penduduk Indonesia pada 2020 masih menjadi negara dengan penduduk keempat terbesar di dunia. Hanya saja, dia memprediksi jumlah penduduk Indonesia bisa menurun di posisi enam di dunia pada 2045.

Berita Lainnya