Gara-gara Video Jimin BTS, Warga Amerika Serikat dan China Banyak Makan Ramyeon Samyang!

Kawula Muda, penjualan ramyeon Samyang di Amerika Serikat dan China meningkat setelah warganya tergoda Jimin BTS.

Park Jimin atau yang lebih dikenal sebagai Jimin BTS. (FACEBOOK/BTS OFFICIAL)
Fri, 23 Oct 2020

Park Jimin atau yang lebih dikenal sebagai Jimin BTS dilaporkan telah memicu minat global terhadap ramyeon Samyang. Produk tersebut langsung mengalami peningkatan penjualan secara tiba-tiba.

Samyang Foods adalah salah satu merek mi instan terkenal di Korea Selatan. Merek ini telah ada sejak 15 September 1961 dan didirikan oleh Jeon Jung Yoon. Samyang Foods dikenal di dunia internasional sebagai perusahaan mi ramyeon instan pertama di Korea Selatan.

Menurut Business Watch Korea, Jimin telah memicu minat global untuk mengonsumsi ramyeon Samyang, setelah banyak orang melihat videonya tengah memakan ramyeon.

Jimin, salah satu member BTS. (FACEBOOK/BTS OFFICIAL)

 

Dalam video tersebut, bibir Jimin terlihat memerah dan matanya berkaca-kaca setelah makan salah satu rasa ramyeon Samyang Foods yaitu hot chicken stir-fried ramyeon.

Walaupun terlihat sangat pedas, Jimin bersikeras bahwa mi tersebut tidak terlalu pedas. Selama ini Jimin memang telah dikenal sebagai seorang idol yang menyukai ramyeon pedas.

Karena tergoda dengan video Jimin tersebut, banyak penggemar BTS yang berada di Amerika Serikat penasaran dengan rasa ramyeon.

Sejak BTS merilis lagu Boy with Luv, ON, dan terakhir single berbahasa Inggris, Dynamite, fandom BTS semakin meluas hingga ke Amerika Serikat. Sebulan setelah video Jimin memakan ramyeon pedas muncul, ekspor Samyang pun meroket.

Hasilnya, dari Juli hingga Agustus 2020, Samyang Foods melaporkan bahwa penjualan ramyeon tersebut mengalami peningkatan yang tidak biasa dalam ekspornya.

Dalam periode satu bulan, penjualan ramyeon Samyang meningkat sebanyak 158 persen di Amerika Serikat. Kenaikan juga terjadi di China, yaitu sebanyak 33 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Walaupun banyak orang meragukan bahwa Jimin BTS tidak mungkin memberikan pengaruh yang begitu besar dalam peningkatan jumlah penjualan ramyeon Samyang ini, para penggemar Jimin justru berkata lain.

Jimin ketika pembuatan video klip untuk lagu BTS "Dynamite". (FACEBOOK/BTS OFFICIAL)

 

Menurut mereka, bukan kali ini saja Jimin berkontribusi terhadap peningkatan jumlah penjualan makanan. Tahun lalu ia sempat menjadi topik hangat di kalangan netizen setelah jajan tteokbokki di pinggir jalan. Sejak itu minat global terhadap makanan tersebut meningkat, hingga mencapai 25 persen.

Jimin juga bukan satu-satunya anggota BTS yang memiliki pengaruh di industri makanan. Bulan lalu, Trading Economics menunjukkan bahwa indeks susu Amerika Serikat mengalami lonjakan hingga 1,62 persen tepat setelah Jungkook memposting gambar segelas susu.

Padahal sepanjang tahun sebelumnya, komoditas susu turun sebesar 4,09 persen. Jungkook jelas memiliki dampak terhadap peningkatan ini, begitu juga dengan Jimin.

Jimin sekali lagi membuktikan bahwa dia memang memiliki pengaruh yang besar tidak hanya di Korea Selatan, tetapi juga di mancanegara. Maka tidaklah heran jika di berhasil menduduki peringkat pertama dalam daftar Idol Brand Reputation Ranking selama 15 bulan berturut-turut.

Berita Lainnya